Kini, Proyek Pembangunan Transmart Mataram Kantongi Izin

Mataram (suarantb.com) – Proses perizinan proyek pembangunan pusat perbelanjaan Transmart di wilayah Cakranegara Kota Mataram, kini telah mengantongi izin. Amdal dan izin lingkungan proyek tersebut dikeluarkan setelah dilakukan penyelidikan oleh Polres Mataram.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Mataram, M. Saleh, mengatakan beberapa hari lalu, proses izin bangunan tersebut secara resmi telah dikeluarkan. Sehingga proyek pembangunan tersebut secara hukum dinyatakan legal.

Iklan

“Transmart kan sudah keluar izin lingkungannya, hari Jumat. Amdal itu kan proses analisis. Jadi Amdal itu dasar untuk keluar izin lingkungan dan itu juga berproses berbulan-bulan,” jelas Saleh saat mendatang Polres Mataram dalam agenda pemeriksaan terkait proyek tersebut, Senin, 14 November 2016.

Saleh menjelaskan proses dikeluarkannya izin lingkungan terkait bangunan tersebut berlangsung cukup alot. Karena ada hal-hal yang sifatnya krusial yang harus diselesaikan.

“Dari pra Amdal. Pra Amdal itu ada pengumuman lewat media, kemudian ada konsultasi publik melibatkan warga sekitar, stakeholder, dan sebagainya. Baru kemudian bulan Agustus sidang kerangka acuan. Baru sidang teknis RKL-RPL itu tanggal 3 November kemarin. Tanggal 4 sidang komisi,” jelasnya.

Sementara terkait pembangunan gedung Transmart sebelum adanya proses Amdal dan izin lingkungan, Saleh mengatakan telah menegur pihak Transmart. Upaya teguran administratif tersebut berbuntut dihentikan sementara waktu proses pengerjaan bangunan gedung Transmart.

“Itu lah makanya kita tegur dia kemarin. Kita lakukan upaya-upaya teguran administratif, kemudian kita paksa dia untuk menghentikan. Dia berhenti sejak tangal 3 November,” ungkapnya.

Menurut Saleh, pihak Trasmart telah koorporatif dalam menindaklanjuti teguran yang diberikan. Mulai dari menghentikan sementara waktu proses pembangunan, hingga melanjutkan proses perizinan yang belum keluar. Sehingga dengan dikeluarkannya izin tersebut, pembangunan gedung Transmart akan berjalan seperti biasa.

  Buka Siang Hari, Pemilik Warung Nasi Dirazia Pol PP

“Kita tegur, mereka cukup koorporatif. Sudah keluar izin lingkungannya. Di Undang-undang tidak ada yang mengharuskan kita menghentikan proses Amdal. Lanjut aja Amdalnya sampai izin keluar,” jelasnya. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here