Kini, Masyarakat Kecamatan Orong Telu Sumbawa Nikmati Listrik 24 Jam

Pemasangan jaringan listrik ke wilayah Orong Telu

Mataram (Suara NTB)-PLN kembali berhasil menyelesaikan tugasnya untuk melistriki negeri dengan pengoperasian 24 jam nonstop tiga desa di Kabupaten Sumbawa, tepat satu hari sebelum lebaran Idul Adha, 30 Juli 2020 lalu.

Tiga desa tersebut, yaitu Desa Senawang, Desa Sebeok dan Desa Kelawis, yang berada dalam wilayah Kecamatan Orong Telu, berhasil memperoleh listrik 24 jam melalui program Listrik Pedesaan, PLN Unit Induk Wilayah NTB.

Iklan

“Ini adalah impian masyarakat Kecamatan Orong Telu sejak lama. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik, akhirnya listrik dapat dinikmati 24 jam di sini. Terima kasih PLN,”ujar Ardiansyah, Camat Orong Telu.

Ardi juga meyakini dengan adanya listrik yang dapat dinikmati 24 jam penuh, hal tersebut pasti akan meningkatkan kualitas hidup warganya. “Ekonomi akan meningkat, warga bisa berjualan pada saat siang hari. Bisa menikmati hiburan, dan yang utamanya, anak sekolah bisa belajar di siang hari sekarang.” jelas Ardi.

Kecamatan Orong Telu sendiri terdiri dari 3 desa, yaitu Desa Senawang, Desa Saebeng dan juga Desa Kelawis. Ketiga desa tersebut sebelumnya memperoleh listrik selama 12 jam, yaitu pukul 18.00 – 06.00 WITA dengan suplai awal dari PLTD Kelawis yang berkapasitas 210 KW sebelum beralih suplai dari sistem interkoneksi Sumbawa.

Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB, M.Husni menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen PLN dalam melayani masyarakat, terlebih di tengah pandemi. “Tentu saja bagi masyarakat Kecamatan Orong Telu hal ini akan dicatat sebagai sejarah baru dalam menikmati layanan listrik yang akan mengubah pola kehidupan sosial dan ekonomi secara bertahap.” tutur Husni.

Husni juga berharap agar PLN terus berupaya memperluas dan meningkatkan layanan listrik bagi masyarakat NTB guna mewujudkan Nusa Terang Benderang menuju NTB Gemilang.
Sementara Irwanto Wahyu, Manager PLN UP3 Sumbawa menyampaikan bahwa pengoperasian listrik selama 24 jam untuk Kecamatan Orong Telu adalah salah satu wujud kerja nyata dan bentuk komitmen PLN untuk terus menerangi, hingga ke pelosok negeri.

Selain itu, pengopersian Sub Sistem Kelawis 24 jam ini ini juga akan berdampak pada penurunan Biaya Pokok Produksi di PLN. “Untuk Orong Telu, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 11,45 kms. Pembangunan dimulai sejak bulan Maret 2020.” jelas Irwanto.

Setelah seluruh insfrastruktur kelistrikan selesai dibangun, pasokan listrik untuk 860 Kepala Keluarga di Kecamata Orong Telu berhasil tersambung dengan sistem interkoneksi kelistrikan Sumbawa.

Medan yang dilalui selama proses pembangunan terbilang sangat menantang, terlebih saat memasuki musim hujan. Air meluap dan membuat jalan yang berasal tanah liat berkubang lumpur, menjadi tantangan tersendiri pada saat proses pembangunan.

Tak hanya beroperasi 24 jam, Orong Telu juga menjadi salah satu kecamatan di Kabupaten Sumbawa dengan pelanggan 1 phase 100% prabayar. Selain itu, Orong Telu juga terpilih sebagai kecamatan tertib listrik.

“Harapan kami, semoga apa yang diikhtiarkan PLN untuk Nusa Tenggara Barat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik baiknya, terutama di masa pandemi ini,” demikian Irwanto.(bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here