Kini, Empat Daerah di Pulau Sumbawa Berstatus Zona Merah Covid-19

Peta perkembangan kasus Covid-19 di NTB hingga Kamis, 21 Januari 2021. (Sumber : Satgas Covid-19 Provinsi NTB)

Mataram (Suara NTB) -Satgas Covid-19 Provinsi NTB merilis kabupaten/kota yang berstatus zona merah Covid-19 di NTB bertambah menjadi empat. Keempat daerah yang sekarang berstatus zona merah Covid-19 berada di Pulau Sumbawa kecuali Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Kamis, 21 Januari 2021, menyebutkan empat kabupaten/kota yang berstatus zona merah Covid-19. Yaitu, Sumbawa, Dompu, Kota Bima dan Bima.

Ia menyebutkan pada hari ini, Satgas Covid-19 mencatat tambahan 55 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 68 pasien sembuh dan satu kasus kematian baru. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 6.849 orang. Dengan perincian 5.510 orang sudah sembuh, 320 meninggal dunia, serta 1.019 orang masih positif.

Iklan

Pada hari ini, Kamis, 21 Januari 2021, kata Sekda NTB ini, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Prodia, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, dan Laboratorium PCR RSAD Wira Bhakti Mataram sebanyak 195 sampel. Dengan hasil 136 sampel negatif, 4 sampel positif ulangan, dan 55 sampel kasus baru positif Covid-19.

“Hari ini terdapat satu penambahan kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 6816, an. M, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid,” jelasnya.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 14.671 orang dengan perincian 279 orang (1,9%) masih dalam isolasi, 76 orang (0,5%) masih berstatus probable, 14.316 orang (97,6%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 48.302 orang, terdiri dari 2.158 orang (4,5%) masih dalam karantina dan 46.144 orang (95,5%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 109.353 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 850 orang (0,8%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 108.503 orang (99,2%). (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional