Kini Ada 9.160 Kasus Covid-19 di NTB, 40.141 Nakes Sudah Divaksinasi

Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Selasa, 23 Februari 2021. (Sumber : Satgas Covid-19 Provinsi NTB)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah kasus Covid-19 di NTB kini menjadi 9.160 orang, setelah adanya tambahan 57 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa, 23 Februari 2021. Sementara itu, vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) sudah mencapai 40.141 orang.

Selain adanya tambahan kasus baru, Satgas Covid-19 Provinsi NTB juga mencatat tambahan 62 pasien sembuh dan 4 kasus kematian baru. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 9.160 orang, dengan perincian 7.717 orang sudah sembuh, 384 meninggal dunia, serta 1.059 orang masih positif.

Iklan

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., menjelaskan bahwa pada hari ini, Selasa, 23 Februari 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR RS Bhayangkara Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD Bima Sumbawa sebanyak 405 sampel. Dengan hasil 332 sampel negatif, 16 sampel positif ulangan, dan 57 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kemudian empat pasien yang meninggal dunia, yaitu, pertama, pasien nomor 8395, an. R, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Desa Moyo Hilir, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Kedua, pasien nomor 9126, an. S, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Ketiga, pasien nomor 9159, an. D, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Dan keempat, pasien nomor 9160, an. DKP, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Jagaraga, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi poristif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota untuk melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 16.492 orang dengan perincian 591 orang (3,6%) masih dalam isolasi, 108 orang (0,6%) masih berstatus probable, 15.793 orang (95,8%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 59.924 orang, terdiri dari 3.450 orang (5,8%) masih dalam karantina dan 56.474 orang (94,2%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 110.403 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 508 orang (0,5%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 109.895 orang (99,5%).

Sekda NTB ini menambahkan, hingga 23 Februari 2021, vaksinasi Covid-19 tahap I dan II di NTB bagi nakes telah diberikan kepada 40.141 orang. Dengan rincian vaksinasi I sejumlah 25.799 orang dan vaksinasi II sejumlah 14.341 orang.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk memudahkan proses tracing Covid-19 serta dengan kesadaran kolektif bersedia dan siap untuk divaksin. Hal ini diperlukan untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko paparan Covid-19 di Provinsi NTB dapat ditekan seminimal mungkin. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional