Kilinis Data OPD untuk Verifikasi dan Validasi “NTB Satu Data”

Kegiatan klinis data melibatkan sejumlah admin OPD. Foto : Diskominfotik

Mataram – Bidang Statistik, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB melakukan rapat reguler dalam rangka uji klinis terhadap semua data Organisasi Perangkat Darah (OPD) yang akan dilakukan input ke aplikasi NTB Satu Data.
Sebagaimana kegiatan Kamis 21 Oktober 2021 lalu, rapat klinis untuk finalisasi data statistik sektoral tahun 2020 dan Konsultasi percepatan penginputan data sektoral tahun 2021 pada portal “NTB Satu Data” bersama dengan seluruh OPD.

“Rapat klinis tersebut mempertemukan operator yang melakukan entry data dari OPD didampingi staf teknis Bidang Statistik Diskominfotik,” kata Kabid Statistik Diskominfotik Provinsi NTB, Najib, SH.

Iklan

Agar tidak terjadi kesalahan, berlangsung juga diskusi secara langsung antara pendamping dengan operator.
Secara teknis kegiatan entry data, utusan OPD datang secara bergiliran, sehingga diskusi percepatan input data dapat dilakukan secara intens.

Selain itu, hal-hal lain terkait tata kelola data statistik sektoral seperti ke dalaman data dan penambahan jenis data baru juga dibahas dapat rapat klinis.
Koordinasi antara OPD produsen data dan Diskominfotik selaku walidata dalam rapat klinis membuahkan hasil.
Berupa pergerakan progres input data statistik sektoral tahun 2021 yang meningkat cukup pesat.

Di sisi lain, finalisasi data statistik sektoral tahun 2020 juga semakin lengkap dengan bertambahnya persentase data statistik sektoral tahun 2020 yang dilengkapi dengan standar data dan metadata.
Perkembangan Portal

Portal NTB Satu Data mengalami perkembangan pesat dari tahun ke tahun. Respons OPD sebagai sumber data sektoral semakin membaik.

Tahun 2020 lalu, data yang terkumpul kurang dari 1.000 jenis. Namun tahun 2021 perkembangannya pesat. Setelah melalui proses klinis, terkumpul 2.000
Jenis data. “Itu adalah data data yang diproduksi dan terkumpul dari OPD OPD di Pemprov NTB,” kata Najib.

Dua jenis data yang terkumpul adalah kategori prioritas dan berkualitas.
Data prioritas merupakan data statistik sektoral dengan beberapa kriteria tertentu, seperti mendukung prioritas pembangunan dalam RPJMD dan telah disepakati bersama pada rapat forum data.

Data berkualitas merupakan data prioritas yang telah dilengkapi dengan standar data dan metadata sesuai dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Seperti data prioritas. Artinya, data data yang sangat dibutuhkan, kekinian, masuk kategori tertentu yang dianggap prioritas. Seperti kebijakan Gubernur dan Wagub,” kata Najib.

Dari hasil evaluasi kunjungan portal, menurutnya terjadi peningkatan luar biasa. Pada Okotber portal ntbsatudata diakses 100.000 lebih orang. “Ini artinya, betapa pentingnya berkaitan dengan data ini. Sehingga orang mencari data untuk kebutuhan dan kepentingan yang beragam,” jelasnya.

Dijelaskannya, skema portal NTB Satu data sangat mudah diakses masyarakat. Semua kepentingan berkaitan dengan itu bisa dibuka langsung melalui portal tersebut dengan fitur fitur yang mudah dipahami.

Kebutuhan masyarakat tersedia, baik utnuk kepentingan penelitian, kepentingan perencanaan, studi dan lainnya. Ditanya soal akses publik terbanyak, disebutnya, tidak sedikit yang akses terkait program unggulan Pemprov NTB.

“Seperti Posyandu, beasiswa. Banyak diakses masyarakat,” ujarnya.

Harapannya, dengan terpusatnya sumber informasi melalui situs ini, dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh masyarakat untuk berbagai kepentingan positif. (tim)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional