Ketua Umum PBNU: NTB Harus Aman dan Tenteram

Said Aqil Siradj ( bali post/ant)

Mataram (Suara NTB) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA mengatakan, Indonesia menjadi kiblat peradaban dan kebudayaan  umat Islam di dunia. NTB sebagai salah satu bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ke depan harus aman, damai dan tenteram.

‘’NTB ke depan harus aman dan tenteram. Daerah yang penuh damai, aman, nyaman, tenteram dan penuh persaudaraan lintas agama, lintas suku, apalagi lintas partai politik,’’ kata Aqil Siradj pada jamuan makan malam di Pendopo Gubernur, Selasa malam, 4 Februari 2020.

Iklan

Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc, Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si, Rektor Unram, Prof. Dr. H. Lalu Husni, SH, M.Hum, Rektor UNU, Baiq Mulianah, Pimpinan OPD lingkup Pemprov NTB, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Menurut Aqil Siraj, Indonesia mampu menggabungkan antara agama dan negara menjadi harmonis. Nasionalisme merupakan bagian dari iman. Orang yang beragama harus cinta tanah air. Kemudian orang yang nasionalis harus beragama.

Ia menjelaskan, kenapa di negara-negara Timur Tengah masih terjadi peperangan sudah terjadi berpuluh-puluh tahun. Hal itu menurut Aqil Siraj karena tidak ketemunya pemikiran aktivis Islam dan nasionalis.

‘’Indonesia tidak seperti Timur Tengah. Karena sudah selesai memahami hubungan antara agama dan negara. Kita sekarang menjadi tontonan (contoh). Semua negara di dunia  ingin seperti Indonesia,’’ katanya.

Sehingga, kata Aqil Siradj,  tak pantas ada aksi terorisme di Indonesia. Semua mengecam apabila terjadi aksi terorisme di Indonesia. NTB, menurutnya masih punya PR, terkait adanya warga yang masih punya paham radikal di Bima dan Dompu.

‘’Tapi semua kita menolak tindakan seperti itu. Indonesia menjadi kiblatnya umat Islam dalam peradaban dan kebudayaan,’’ tandasnya.

Mewakili Pemprov NTB, Sekda NTB, H. Lalu Gita Ariadi  mengatakan merupakan sebuah kebahagiaan dan keberkahan Ketua Umum PBNU hadir ke NTB. Sekda menjelaskan sekarang NTB sedang bangkit dari bencana gempa bumi pertengahan 2018 lalu.

Ia juga mengatakan NTB sedang berpacu dalam mengembangkan pariwisata di KEK Mandalika. Di mana, pada 2021 mendatang, NTB jadi tuan rumah MotoGP. Masyarakat sedang mempersiapkan diri menyambut event internasional tersebut. Selain itu, masyarakat juga dipersiapkan agar tak tergerus dengan ekses negatif kepariwisataan. (nas)