Ketua Pengadilan Agama Praya Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ilustrasi aktivitas tenaga kesehatan di ruang isolasi pasien positif Covid-19. (ant/bali post)

Praya (Suara NTB) – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) saat ini masih tersisa 14 pasien lagi. Satu di antaranya Ketua Pengadilan Agama (PA) Praya yang saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Provinsi NTB.

Demikian diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Loteng, Murdi, M.AP.,M.Si., pada Selasa, 18 Agustus 2020. “Ketua PA Praya merupakan pasien Covid-19 yang ke 2.458 di NTB. Juga merupakan salah satu dari 14 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat dari Loteng,” sebutnya.

Iklan

Satgas Covid-19 Loteng sejuah ini terus berupaya melakukan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di daerah. Ia berharap penyebaran Covid-19 tidak sampai parah seperti daerah lainnya. Mengingat potensi penyebaran Covid-19 di Loteng terbilang cukup tinggi.

Pasalnya, posisi Loteng yang berdekatan dengan dua daerah yang masuk zona merah penyebaran Covid-19 di NTB, yakni Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dan Kota Mataram. “Upaya tracing (menelusuri) terhadap potensi penyebaran Covid-19 juga dilakukan terhadap pasien baru. Termasuk Ketua PA Praya,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Loteng, H. M. Suhaili FT., mengatakan, salah satu tantangan terbesar dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 ialah disiplin masyarakat Loteng dalam menerapkan protokol Covid-19 yang masih rendah. Bahkan, banyak masyarakat yang menggangap remeh Covid-19. Sampai ada juga yang menganggp Covid-19 tidak ada.

“Ini persoalan kita di daerah dan mungkin di semua daerah persoalannya hampir sama,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkab Loteng tidak akan menyerah. Upaya keras akan terus dilakukan untuk bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Namun demikian, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan. Karena, upaya pengendalian Covid-19 tidak akan bisa maksimal jika tidak didukung oleh masyarakat. “Kuncinya sekarang bagaimana Covid-19 harus dilawan secara bersama-sama,” terang Suhaili.

Kalau dilihat dari perkembangan sampai sejauh ini, Loteng termasuk daerah dengan penyebaran Covid-19 yang terbilang relatif rendah. Bahkan, saat ini posisi Loteng dalam kasus Covid-19 berada di urutan ketujuh dari 10 kabupaten/kota di NTB. “Semoga kondisi ini bisa terus dipertahankan. Dan, perlahan Covid-19 di Loteng bisa segera berlaku,” tandas mantan Ketua DPRD NTB ini. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional