KETUA Legiun Veteran NTB : Pahlawan Dimulai dari Diri

Abdul Kadir (Suara NTB/dok)

Ketua Legiun Veteran NTB, H. Abdul Kadir, menerangkan bahwa makna peringatan Hari Pahlawan haruslah dimulai dari diri masing-masing.

‘’Kalau dari dirinya sendiri tidak tumbuh rasa ingin menjadi pahlawan bagi bangsanya, tidak mungkin orang jadi pahlawan,’’ ujarnya kepada Suara NTB, Minggu, 10 November 2019 seusai upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Gubernur NTB.

Dicontohkan Abdul Kadir bahwa setiap orang saat ini berkesempatan menjadi pahlawan dengan mensejahterakan kehidupan di lingkungan tempat tinggal. Hal itu dapat dilakukan dengan menjaga keamanan dan mengambil peran dalam organisasi, baik pemerintah, independen, maupun sosial, yang diperuntukkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

‘’Artinya memelopori kegiatan-kegiatan yang baik, yang intinya menjaga kesatuan dan persatuan di masyarakat,’’ ujarya.

Diterangkan Abdul Kadir, saat ini ia melihat bahwa aspek yang melemah di masyarakat adalah pengambilan peran di organisasi untuk tujuan kemaslahatan umat. ‘’Sekarang di bagian itu agak lemah,’’ ujarnya. Dicontohkannya seperti kegiatan-kegiatan musyawarah untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan yang semakin berkurang.

Selain itu, penyaluran pengetahuan dan wawasan kepahlawanan di sekolah-sekolah juga disebutnya menurun. Menurut Abdul, hal tersebut seharusnya terus dipupuk sejak masa sekolah untuk memunculkan semagat kebersamaan yang kedepan menjadi ruh dari sikap kepahlawanan.

“Itu karena pemahaman dari lembaga yang ada, khususnya lembaga pendidikan masih kurang. Harusnya mahasiswa, (siswa) SMP dan SMA, SD itu diajari semua,’’ pungkasnya. (bay)