Ketua HIPMI Se-Nusantara akan Jajal Peluang Bisnis di NTB

Mataram (Suara NTB) – Forum Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berbondong-bondong akan datang ke NTB untuk mengikuti serangakian kegiatan. Salah satunya, melakukan pertemuan nasioal sekaligus menjajal peluang usaha di Provinsi NTB.

Pertemuan forum Ketua Hipmi ini dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan ketua dan pengurus terpilih BPD Hipmi Provinsi NTB masa bhakti tahun 2018 -2021. Ketua BPD Hipmi Provinsi NTB terpilih, Sawaluddin dan gerbongnya akan di lantik langsung oleh Ketua BPP Hipmi, Bahlil Lahadalia di Hotel Santika Mataram, Minggu 29 April 2018.

Iklan

“BPP Hipmi, lengkap akan hadir. Dari Ketua, Sekretaris hingga Bendahara. Demikian juga dengan Ketua BPD Hipmi se Nusantara, sudah memastikan akan datang ke Mataram, ikut dalam rangka pelantikan dan temu forum Ketua Hipmi,” kata Sawaludin di Mataram.

Pelantikan pengurus Minggu siang dilanjutkan dengan Rakerda pengurus BPD Hipmi NTB. Sementara Forum Ketua Hipmi ini akan melakukan pertemuan.

“Forum pertemuan Ketua Hipmi ini juga dilakukan di NTB, karena NTB masuk sebagai nominator daerah tempat pelaksanaan Munas Hipmi tahun ini. Bersaing dengan lima provinsi lainnya di Indonesia. Papua, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Provinsi Riau,” ujarnya.

Karena itu, sekaligus pada momen pelantikan dan berkumpulnya Ketua Hipmi di Indonesia ini, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi telah diundang untuk melakukan dialog dan pemaparan tentang NTB. Di kesempatan inilah, daerah bisa “menjual” seluruh potensi investasi yang dimilikinya.

Yang menarik dalam kegiatan ini, seluruh unsur diundang. Tanpa terkecuali, para calon gubernur dan wakil gubernur NTB. Harapannya, siapapun yang terpilih nantinya, akan senantiasa berdampingan dengan Hipmi untuk melakukan pembangunan daerah secara bersama-sama. Apalagi, Sawaludin menyebut tagetnya bersama gerbong, selama kepengurusan akan menciptakan 1.000 Wira Usaha Baru (WUB)

Forum Ketua Hipmi juga dijadwalkan akan mengunjungi beberapa kawasan strategis investasi di Lombok. Misalnya di Global Hub Bandar Kayangan di Lombok Utara, yang sekaligus dirangkai dengan berwisata di pusat pariwisata yang menjadi ikon NTB ini. Selanjutnya, menjelajahi potensi peluang bisnis akan dilanjutkan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kute, Lombok Tengah. Rombongan diagendakan akan bertemu dengan manajemen Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) selaku operator KEK Mandalika. (bul)