Ketua AKAD Lobar Polisikan Pemilik Akun Facebook

Giri Menang (Suara NTB) – Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) lombok Barat, M Zaini melaporkan pemilik akun facebook Ahmad Subki, menyusul pada pernyataannya pemilik akun facebook tersebut dinilai merugikan dan mencemarkan nama baik pribadi dan lembaga AKAD. Para kadespun menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Polres.

Ketua AKAD datang ke Mapolres bersama Kades Dasan Tapen Alman Faluti, Selasa, 7 Maret 2017 sekitar pukul 13.00 Wita. Mereka diterima langsung oleh penyidik Kanit II bagian Tipiter Polres. Lalu mereka diarahkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Sekitar hampir satu jam lebih mereka memberikan keterangan atas laporan tersebut.

Iklan

Ditemui usai melapor, Kades Babussalam ini menyampaikan, pihaknya melaporkan akun bernama  Ahmad Subki. “Karena dia kan memfitnah dan menuduh jabatan ketua Asosisasi (AKAD) ini diberikan oleh ibu Zaini (istri penguasa saat itu), ini kan merugikan dan mencemarkan nama baik kami dan lembaga AKAD,” tegasnya.

Pernyataan bersangkutan di Akun Facebooknya dinilai sangat merugikan dan mencemarkan nama baik secara moral dan mental. Para Kades yang tergabung dalam AKAD merasa dirugikan juga, sehingga mendorong pemilik akun ini dilaporkan ke pihak berwajib. Tujuannya supaya hal ini tidak  menjadi preseden buruk bagi lembaga AKAD kedepan.

Zaini mengaku, tidak tahu siapa pemilik akun tersebut. Kemungkinan katanya akun tersebut palsu. Pihak kepolisian sendiri siap menindaklanjuti, sebab penyidik kepolisian memiliki keahlian dan ilmu untuk melacak akun tersebut. Tentu kasus ini mengarah pada pelanggaran UU ITE. Aparat kepolisian siap berkerjasama dengan semua jejaring yang ada.

Terkait akun palsu yang marak dan meresahkan masyarakat, Kades Babussalam ini menegaskan aparat kepolisian harus mengawasi. Hal ini menjadi tugas berat aparat keamanan untuk memantau akun-akun medsos facebook yang diduga palsu tersebut. Diakui akun-akun ini mengganggu sebab saling menyerang pihak tertentu sehingga mengarah memecah belah.

Menanggapi hal ini, Kasatreskrim Polres Lobar, AKP Joko Tamtomo membenarkan adanya laporan dari kepala Desa terkait dugaan pencemaran nama baik tersebut. Namun terkait bagaimana langkah tindaklanjutnya, pihaknya perlu mempelajari dan mendalami laporan tersebut. “Iya benar ada laporan masuk ke kami,” jelas Joko singkat. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here