Kesiapan Medical Center Sirkuit Mandalika Sudah 90 Persen

Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Senin, 4 Oktober 2021 didampingi Direktur RSUD NTB, H.Lalu Herman Mahaputra, Kepala Dinas Kesehatan NTB, H.L.Hamzi Fikri dan Kepala Divisi Operasi ITDC Mandalika, Pari Wijaya, mengecek kesiapan Medical Center Sirkuit Internasional Mandalika menjelang digelarnya WSBK. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., meminta kepada pihak penyelenggara Idemitsu Asia Talent Cup, WSBK dan MotoGP harus benar-enar menyiapkan layanan kesehatan yang terbaik untuk menyambut event  yang akan segera diselenggarakan di Sirkuit Mandalika.

‘’Fasilitas dan pelayanan kesehatan harus yang terbaik. Jangan sampai layanannya memberi kesan yang kurang baik karena momentum ini merupakan yang pertama kali dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Harus,’’ tegas Wagub, ketika mengecek langsung Medical Center Sirkuit Mandalika, di Lombok Tengah, Senin, 4 Oktober 2021.

Iklan
Direktur RSUD NTB, H.Lalu Herman Mahaputra, memberikan penjelasan terkait penyiapan Medical Center Sirkuit Internasional Mandalika, kepada Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Senin, 4 Oktober 2021.(Suara NTB/diskominfotikntb)

Medical center khusus peserta balapan ini, dilengkapi ruang luka bakar, rontgen, perawatan ringan dan lain lain berlokasi dekat dengan pit control. Pusat medis ini juga dilengkapi helipad untuk evakuasi darurat menuju RS Internasional Mandalika di Pujut. Sedangkan fasilitas kesehatan untuk 30 ribu penonton disediakan di luar sirkuit.

Wagub juga  meminta skenario penanganan medis dilakukan simulasi termasuk screening penonton di lima posko kesehatan.

Sementara itu, Kepala Divisi Operasi ITDC Mandalika, Pari Wijaya menjelaskan, simulasi dan rencana mitigasi tinggal dilakukan simulasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Pemkab Loteng dan pihak ketiga dalam penanganan medis.

Selain itu, 210 toilet portable di dalam arena dan tempat pembuangan sampah telah siap di sisi barat dan timur komplek sirkuit. Begitu pula dengan fasilitas air bersih, listrik dan ketersediaan lapak UMKM.

‘’Selain yang di bazar, sebanyak 303 UMKM kami sudah berkomunikasi dengan pihak terkait untuk lokasi UMKM di area parkir,’’ jelas Pari.

Direktur RSUD NTB, dr. H.Lalu Herman Mahaputra, M.Kes.,MH., menegaskan persiapan medical center sirkuit internasional Mandalika saat ini sudah hampir rampung. Droping sarana dan prasarana kesehatan di fasilitas kesehatan untuk menunjang gelaran World Superbike (WSBK) tersebut pun sudah dilakukan. Tinggal kini menunggu beberapa peralatan tambahan lainnya datang, Medical Center Sirkuit Internasional Mandalika siap dioperasikan.

‘’Kalau persiapan medical center kita, sudah sekitar 90 persen,’’ ujar dr. H.Lalu Herman Mahaputra, M.Kes.,MH., kepada Suara NTB, usai mendampingi Wagub NTB mengecek kesiapan Medical Center Sirkuit Internasional Mandalika, kemarin.

Ia pun mengaku sampai sejauh ini belum ada kendala berarti dalam penyiapan medical center tersebut. Termasuk soal kesiapan tenaga kesehatannya. Nantinya, untuk tenaga kesehatan akan ada pelatihan khusus, menggandeng pihak terkait termasuk Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) selaku penyelenggara event.

Simulasi-simulasi sebelum event berlangsung nantinya juga akan digelar beberapa kali. Untuk menguji kesiapan tenaga kesehatan. Karena pada event nantinya dibutuhkan tenaga kesehatan dengan kemampuan serta respons di atas rata-rata.

Dokter Jack – sapaan akrab Direktur RSUP NTB ini, mengatakan, Medical Center Sirkuit Internasional Mandalika, juga dilengkapi helipad yang diperlukan untuk menunjang mobilitas dan penanganan kesehatan ketika kondisi darurat terjadi. Pengoperasioanal helipad tersebut kini tinggal menunggu izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Keberadaan medical center pada event balapan dunia sekelas WSBK sangat penting. Karena nantinya akan menjadi pusat penanganan pertama ketika terjadi insiden kecelakaan terhadap para pembalap saat event balapan berlangsung. Termasuk para kru didalam sirkuit. Sehingga fasilitas yang tersedia layaknya rumah sakit.

Letak medical center itu sendiri dekat dengan pitstop area dan race control. ‘’Prinsipnya kita siap mendukung gelaran balapan WSBK maupun MotoGP dari sisi aspek kesehatan. Semua yang diperlukan siap digerakkan,” tandas pria yang juga Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi NTB ini. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional