Kesal Diejek, Seorang Pemuda Diduga Perkosa dan Bunuh Anak di Bawah Umur

Mataram (suarantb.com) – Seorang pemuda berinisial DR (24), ditangkap Tim Opsnal Polres Lombok Tengah di Dusun Sangeh, Desa Presak, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Sabtu, 18 Februari 2017. Pelaku tega memperkosa lalu membunuh anak di bawah umur, YAP (7) lantaran kesal diejek tidak waras oleh korban.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Kamis, 16 Februari 2017 sekitar pukul 16.15 Wita karena sudah sore hari belum pulang sekolah. Setelah itu, dua hari kemudian sekitar pukul 10.00 korban ditemukan di pinggir Jalan Aik Gering, Desa Presak, Kecamatan Batukliang, Lombok tengah dalam keadaan meninggal dunia.

Iklan

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE, S.IK, mengatakan, setelah melakukan olah TKP, timnya menemukan celana dalam korban di dekat rumah pelaku yang jaraknya sekitar 5 meter.

Pada hari yang sama, Tim Opsnal langsung mencari keberadaan pelaku dan mengamankannya.

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada tim penyidik, saat itu pelaku yang sedang asyik memancing ikan di kali yang tidak jauh dari rumahnya, tiba-tiba korban lewat lalu mengejek korban dengan mengatakan “jogang” (gila) terhadap pelaku. Kemudian, tanpa pikir panjang pelaku mengejar korban dan menendang perut sebelah kiri hingga terjatuh.

Karena merasa kesakitan, korban  berteriak sehingga pelaku mencekik leher korban sampai korban tidak dapat bergerak. Akibat perbuatannya, pelaku merasa ketakutan sehingga memindahkan korban ke suatu tempat yang tak jauh dari rumahnya.

Belum berhenti sampai disitu, pelaku kembali melakukan aksi bejatnya. “Kemudian pelaku memasukkan kelaminnya ke lubang kemaluan korban, namun tidak bisa masuk,” lanjutnya.

Karena korban sudah tidak bergerak, lalu pelaku menutup korban dengan menggunakan terpal dan pelaku meninggalkan korban begitu saja. Keesokan harinya, pelaku datang kembali ke lokasi ditinggalkannya korban. Dilihatnya, korban masih dalam kondisi tidak bergerak sehingga pelaku memindahkan korban ke pinggir jalan agar ditemukan oleh keluarganya.

Barang bukti yang diamankan kepolisian berupa batu, terpal warna biru, dan celana korban warna coklat. (dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here