Keruh dan Berlumpur, Warga Dompu Keluhkan Minimnya Pasokan Air Bersih PDAM

Warga Dusun Selaparang Timur Desa Matua, Dompu, memperlihatkan keran air dengan pasokan dari instalasi perpipaan PDAM yang minim, Minggu,  29 Desember 2019.(Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Sepekan terakhir, pasokan air bersih PDAM ke sejumlah pelanggan minim. Bahkan keruh dan berlumpur. Kondisi itu lantas dikeluhkan sejumlah warga.

Seperti halnya Abdul Gafur, warga Dusun Selaparang Timur Desa Matua ini mengeluhkan minimnya pasokan air dari instalasi perpipaan PDAM yang dipasang. Kalaupun ada hanya diwaktu tertentu saja, itupun dengan kondisi air yang keruh dan berlumpur. “Kadang takut juga kita minum karena keruh dan kotor. Palingan dipakai mencuci pakaian dan madi saja,” ungkapnya,

Iklan

Minimnya pasokan air ke wilayah ini, lanjut dia, pasti terjadi setiap kali hujan lebat mengguyur. Bahkan bebarapa hari lalu sampai dua hari tidak ada air yang dipasok PDAM. Meski demikian, beruntung masih ada air hujan yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangganya.

Kondisi tersebut dirasa merugikan warga sebagai pelanggan yang dibebankan biaya pemakaian tiap bulannya. “Harusnya ada upaya PDAM karena ini menyangkut kebutuhan dasar. Untung saja masih ada air hujan yang kita tamping tiap hari,” ujarnya.

Warga lain, Maman pun mengeluhkan persoalan serupa. Bahkan untuk memastikan usaha hariannya menjual cilok tetap higienis dikonsumsi pelanggan ia terpaksa harus membeli air galon dalam jumlah besar.

Karena ketika dipaksa memanfatkan air PDAM yang keruh dan terkadang berlumpur saat ini, dikhawatirkan mengancam kesehatan mereka. “Untuk masak juga kadang pakai air galon atau air hujan, sementara untuk mencuci, mandi dan sebagainya kita manfaatkan air di saluran irigasi kalau memang tidak ada air sama sekali,” jelasnya.

Atas keluhan sejumlah pelanggan ini, Direktur PDAM Dompu, Agus Supandi, SE., yang berusaha dikonfirmasi Suara NTB via telepon, Minggu,  29 Desember 2019 tidak bisa dihubungi. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional