Kerugian Banjir Sambelia Diperkirakan Rp 20 Miliar

Selong (Suara NTB) – Akibat banjir yang  menerjang Sambelia beberapa pekan yang lalu menimbulkan kerugian materil. Ditaksir total nilai kerugian tembus Rp 20 miliar. Taksiran harga ini dihitung dari konstruksi bangunan fisik seperti jalan dan jembatan yang rusak serta tanaman pertanian petani yang terendam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, H. Napsi pada Suara NTB, Selasa, 21 Februari 2017, mengaku, saat ini pihaknya masih dalam proses pendataan. Di mana, pascatanggap darurat dilakukan proses pemulihan.

Iklan

Untuk saat ini, kebutuhan mendasar dari warga korban banjir adalah memberikan bantuan-bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainya. Pemkab Lotim sudah menyalurkan sedikitnya 27  ton beras. Sejumlah donasi dari pihak lain juga terus mengalir ke warga Sambelia dan Sembalun.

Sejumlah warga korban banjir juga masih kesulitan air bersih. Seperti warga Desa Dara Kunci di Dusun Batu Sela dan Menanga Reak. Sudah dilakukan upaya pengerukan sumur warga, namun, air masih keruh dan tidak layak konsumsi.

Penanganan yang lain pun terus dilakukan. Seperti penanganan kesehatan dan penyambugan pipa air bersih oleh pihak PDAM, sehingga daerah-daerah yang sudah tersambung pipanya yang sempat putus akibat terjangan banjir kini sudah bisa menikmati air bersih.

Untuk melakukan rekonstruksi ulang sejumlah fasilitas infrastruktur yang rusak, masih membutuhkan waktu. Untuk penangannya, sudah dipastikan tetap akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi sesuai dengan kewenangan. Di mana, sejumlah jembatan yang rusak ini menjadi kewenangan provinsi.

Ditambahkan, mengenai besaran usulan untuk rekonstruksi ini belum bisa dipaparkan, karena biaya rekontruksi ini berbeda dengan total taksiran kerugian. “Sekarang kita masih menghitung, insya Allah 1-2 hari ke depan bisa kita dapat hasilnya,” ungkapnya.

Banjir Sambelia ini diakui Napsi terbilang unik. Di mana, saat ini sungai-sungai yang dilewati air besar malah tidak ada terlihat sama sekali. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here