Kerja Keras Atasi Dampak Pandemi

Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Suara NTB/dok)

WAKIL Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd, berdasarkan uraian yang sampaikan pada Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTB TA  2020,  disimpulkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masih dapat berjalan secara optimal.

Meskipun, diakuinya masih terdapat kekurangan dan kendala yang dihadapi. Apalagi di akhir Bulan Desember 2019 dan awal 2020, daerah maupun negara dan bahkan dunia dilanda wabah pandemi Covid-19.

Iklan

Demikian disampaikan Wagub ketika menyampaikan pidato penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, didepan Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Selasa, 8 Juni 2021 di Gedung DPRD Provinsi NTB.

‘’Sehingga membawa berbagai dampak, terutama terjadinya pelemahan ekonomi. Untuk itu kita perlu kerja keras dan kerja sama aktif semua pihak agar dapat mengatasi segala dampak pandemi yang terjadi dan mempertahankan capaian-capaian yang positif yang telah diraih,’’ ajak Rohmi.

Oleh sebab itu, ke depan evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan. Meningkatkan hubungan kemitraan yang telah baik selama ini, khususnya antara eksekutif dan legislatif serta unsur lainnya.

Selain itu, dukungan, masukan dan pemikiran-pemikiran yang konstruktif dari seluruh anggota dewan, elemen masyarakat, disertai  kerjasama yang sinergis dan proporsional, serta saling memahami tugas dan fungsi masing-masing sangat diperlukan.

‘’Insya Allah, program dan kegiatan yang belum optimal penanganannya di tahun 2020 akan dilaksanakan secara optimal dalam tahun 2021 ini dan tahun-tahun yang akan datang,’’ ujar Wagub.

Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, dihadiri Ketua DPRD NTB, Hj.Baiq Isvie Rupaeda, para Wakil Ketua dan anggota DPRD, Sekda NTB, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para Asisten serta Kepala OPD lingkup Pemrov  NTB, TNI dan Polri .(r)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional