Kepala Puskesmas Brang Rea KSB Positif Covid-19

Jubir Gugus Tugas Covid-19 KSB, H. Tuwuh (Suara NTB/dok)

Taliwang (Suara NTB) – Kasus infeksi virus corona baru kembali ditemukan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kali ini dua kasus terkonfirmasi berdasarkan rilis Gugus Tugas Pemprov NTB itu terjadi di kecamatan Brang Rea, Senin, 1 Juni 2020.

Dua pasien terkonfirmasi positif di KSB tersebut yaitu pasien nomor 666 inisial An. MLH umur 2 tahun dan pasien nomor 667 inisial Tn. IBSG usia 51 tahun dengan alamat Desa Beru, kecamatan Brang Rea.

Iklan

Sementara itu pada rilis Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 KSB, disebutkan pasien inisial An. MLH menjadi kasus positif 11 dan Tn. IBSG di kasus nomor urut 12 penanganan tingkat kabupaten. “Iya hari ini kita dapat rilis provinsi. Disebutkan di sana kita ada dua kasus positif lagi,” terang Jubir Gugus Tugas Covid-19 KSB, H. Tuwuh kepada Suara NTB, Senin malam, 1 Juni 2020.

Ia menjelaskan, dua kasus terbaru ini masih merupakan hasil pengembangan temuan kasus sebelumnya. Yakni kasus pertama kali muncul di Desa Beru dari MA (15) – kasus positif pasien Covid-19 nomor 350 NTB atau kasus 04 KSB yang teridentifikasi klaster Magetan. “Mereka ini terinfeksi dari ibu dan ayah anakda MA,” timpalnya.

Dalam rilis Pemprov NTB, An. MLH disebutkan terinfeksi dari pasien nomor 384 NTB atau pasien 05 KSB, yakni Ny. I (42). Sementara Tn. IBSG terinfeksi dari pasien nomor 385 NTB atau pasien 06 KSB, yakni Tn. S (54). Di mana Ny. I dan Tn. S merupakan kedua orang tua MA.

Dijelaskan H. Tuwuh, An. MLH masih merupakan keluarga MA. Bersangkutan adik MA paling bungsu. Sedangkan Tn. IBSG tercatat sebagai salah satu tenaga medis di Puskesmas Kecamatan Brang Rea. “Betul Tn. IBSG ini adalah kepala Puskesmas Brang Rea,” ungkapnya.
Dengan terkonfirmasi positifnya An. MLH, disebutkan H. Tuwuh, seluruh keluarga MA terpapar virus corona. “Jadi 7 kasus dari Desa Beru itu merupakan keluarga anakda MA. Kedua orang tuanya, satu kakak dan dua adiknya serta seorang lagi sepupunya. Dan mereka itu selama ini tinggal satu rumah,” urainya.

Sementara itu ditanya posisi pasien dua kasus baru yang terkonfirmasi saat ini? Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KSB ini menyebutkan, untuk An. MLH sejak awal sudah ditempatkan di fasilitas karantina terpusat Rusunawa Belisung bersama kedua orang tuanya. Sementara Tn. IBSG tengah dievakuasi ke Rusunawa Belisung. “Insya Allah mulai malam ini pak IBSG sudah akan menjalani karantina terpusat. Tapi sebelumnya beliau tetap menjalankan isolasi mandiri,” pungkasnya.(bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here