Kepala BPBD Kota Mataram Tak Tahu Ada Banjir

Mataram (suarantb.com) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Dedi Supriyadi mengaku tidak tahu soal banjir yang melanda perumahan Tanah Aji, Lingkungan Punia Saba, Kelurahan Punia pada Sabtu, 19 November 2016. Dedi mengatakan pihaknya tidak mendapat laporan terkait kejadian tersebut.

Air yang menggenangi jalan dan puluhan rumah warga menurutnya belum tergolong sebagai bencana banjir, melainkan hanya genangan. Karena itulah BPBD Kota Mataram tidak menurunkan petugas untuk meninjau lokasi banjir.

Iklan

“Tidak ada kita turunkan petugas. Tidak ada banjir. Masyarakat pasti akan laporkan kalau ada banjir, kita kan ada posko darurat bencana,” ungkapnya, Senin, 21 November 2016.

Di kawasan dalam kota menurut Dedi belum pernah terjadi bencana banjir. Kategori banjir apabila kondisinya dapat melumpuhkan aktivitas dan ekonomi masyarakat.

“Kalau masih berupa genangan air, itu bukan bencana. Banjir itu kalau sudah masyarakat tidak bisa beraktivitas, tidak bisa bekerja, rumah terendam air, perekonomian macet,” paparnya.

Dedi menyebutkan saat ini Kota Mataram siaga terhadap bencana yang diakibatkan cuaca ekstrem. Terutama angin puting beliung, gempa bumi, dan banjir rob di kawasan pesisir. Kendati demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem ini.

“Karena yang namanya bencana itu kan kita tidak tahu. Maka kita imbau masyarakat untuk tetap hati-hati, tetap siaga,” ujarnya. (rdi)

  131 Ribu Hektare Hutan NTB Dirambah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here