Kepala BNNP NTB : Pengedar Narkoba Harusnya Ditembak Mati

Mataram (Suara NTB) – Kurir Sabu asal Aceh yang ditangkap BNNP NTB masih beruntung. Sebab, Kepala BNNP NTB, Kombes Pol Imam Margono sudah bertekad menembak mati para bandar dan kurir dengan barang bukti yang besar.

Iklan
Kepala BNNP NTB, Kombes Pol Imam Margono menunjukkan tersangka Nurdin, yang membawa sabu dari Batam ke Lombok di dalam anusnya.

“Kamu ini masih diuntungkan bawa lewat bandara. Kalau dibawa di jalan sudah ditembak mati kamu,” kata Imam berbincang kepada tersangka Nurdin.

Barang bukti sabu seberat 223,95 gram yang dibawa Nurdin, kata Imam, jika sampai lolos dan beredar maka akan mencandui 2.240 orang. Sabu seberat itu bernilai Rp 550 juta perintah bandar Batam untuk diedarkan di Lombok.

“Coba bayangkan sebanyak itu yang kecanduan. Makanya narkoba ini saya tidak ada ampun. Saya perintahkan tembak mati kalau barang buktinya signifikan,” tegas perwira menengah polisi berpengalaman di bidang Brimob itu.

Nurdin ditangkap Selasa, 10 Oktober 2017 sekira pukul 15.50 Wita begitu turun di terminal kedatangan LIA. Tersangka menumpangn Lion Air JT 970 penerbangan dari Batam – Surabaya – Lombok.

Petugas Aviation Security LIA, Bea Cukai, dan BNN mencium gerak-gerik tersangka. Nurdin menyimpan sabu sebanyak empat poket besar sabu di dalam anusnya. Berat total barang bukti sabu mencapai 223,95 gram.

Masing-masing kemasan serupa kondom itu beratnya 58,32 gram; 57,95 gram; 56,59 gram; 51,09 gram. (why)