Kendala Saat Gladi Bersih UNBK Masih Bersifat Lokal di Sekolah

Siswa SMPN 6 Mataram saat mengikuti gladi bersih UNBK pada Senin, 2 Maret 2020. Secara umum pelaksanaan berjalan dengan lancar, kendala yang terjadi bersifat lokal di satuan pendidikan.  (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan gladi bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP/MTs yang dilaksanakan sejak Senin, 2 Maret 2020 secara umum berjalan dengan lancar. Permasalahan yang muncul bersifat lokal di satuan pendidikan dan segera bisa diatasi oleh sekolah. Gladi bersih dijadikan ajang untuk melihat kesiapan sekolah dan peserta, juga pengenalan bentuk ujian pengganti UN di tahun 2021 yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Sebanyak 7790 Siswa SMP/MTs negeri dan swasta di Kota Mataram dipastikan akan mengikuti UNBK pada tahun 2020 ini Di Jenjang SMP/MTs, gladi bersih dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2020 untuk ujian bahasa Inggris SMP/MTs dan paket B, hari Selasa, 3 Maret 2020 untuk ujian matematika dan asesmen kompetensi minimum SMP/MTs, dan Rabu, 4 Maret 2020 ujian AKM untuk guru-guru SMP/MTs

Iklan

Kepala SMPN 3 Mataram, Suherman, S.Pd., M.Pd., pada Senin lalu mengatakan, kendala lokal terjadi saat pelaksanaan gladi bersih hari pertama. “Awalnya tidak connect (terhubung) tapi agak siangan berjalan dengan lancar, tidak semua tersambung on line sempat kami gunakan off line,” katanya.

Sementara pelaksanaan gladi bersih di SMPN 3 Mataram pada hari ke dua, Selasa, 3 Maret 2020 berjalan dengan lancar sampai sesi ke tiga. SMPN 3 Mataram sendiri baru pertama kali akan melaksanakan UNBK. Pada tahun ini, peserta UNBK di SMPN 3 Mataram sebanyak 217 siswa, yang akan ditampung dalam dua ruang ujian dan menggunakan tiga sesi ujian.

Terpisah, pelaksanaan gladi bersih di SMPN 6 Mataram juga berjalan dengan lancar. Kepala SMPN 6 Mataram, Azizudin pada Selasa, 3 Maret 2020 menyampaikan, kendala hanya terjadi pada saat sinkronisasi. SMPN 6 Mataram dijadawalkan mengikuti sinkronisasi pada Sabtu, 29 Februari 2020. Namun ternyata diundur menjadi Minggu, 1 Maret 2020, dan itu pun kembali diundur, karena ada kendala pemeliharaan atau maintenance di server pusat. Barulah pada Minggu siang sinkronisasi bisa dilakukan.

“Kalau pelaksanaan gladi bersih aman dan lancar. Hari pertama juga aman tidak ada kendala. Cuma kendala saat sinkronisasi yang lama,” katanya.

Aziz menyampaikan sebanyak 395 siswa kelas IX di SMPN 6 Mataram mengikuti UNBK di tahun 2020 ini. Empat ruangan disiapkan dengan membagi siswa menjadi tiga sesi. Aziz mengatakan, pelaksanaan UNBK bisa berjalan atas dukungan orang tua siswa. Komputer klien di SMPN 6 Mataram hanya 40 unit, selebihnya dilengkapi dengan meminjam ke orang tua atau wali siswa dan guru.

“Dukungan orang tua jadi terlaksana, sehingga tidak kekurangan. Gladi bersih bertujuan untuk meningkatkan kesiapan, pengenalan soal AKM, baik itu siswa dan gurunya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian, Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kota Mataram, Syarafudin dihubungi pada Senin, 2 Maret 2020 mengatakan secara umum gladi bersih berjalan dengan baik, kendala yang terjadi berupa kendala lokal di sekolah dan bisa diselesaikan oleh pihak sekolah. “Untuk sementara masih bisa diselesaikan oleh sekolah dari beberapa sekolah yang kami pantau. Masalahnya masih seputar masalah lokal,” ujarnya. (ron)