Kenaikan Harga Sembako di Mataram Dalam Batas Normal

Mataram (suarantb.com) – Harga sembako seperti beras, gula, daging dan rempah-rempah di Kota Mataram mengalami kenaikan harga. Namun, kenaikan harga tersebut dinilai masih berada dalam batas normal. Seperti harga beras yang kini berkisar antara Rp 8.500 – Rp 10.500 per kilogram tergantung kualitas beras. Kenaikan harga beras tidak terlalu signifikan.

Seorang pedagang beras di Pasar Kebon Roek, Hj. Masriah mengaku harga beras mulai naik sejak hampir sebulan lalu. Namun, kenaikan tersebut tidak memengaruhi tingkat penjualan. Masriah menyebutkan, dalam sehari ia biasanya berhasil menjual sekitar 600 – 700 kilogram. Tingkat permintaan bahan makanan pokok tersebut tidak menurun kendati harga naik cukup signifikan.

Iklan

“Semua orang kan setiap hari butuh beras. Jadi kalau naik juga pasti dibeli,” ungkapnya, Senin, 5 Desember 2016.
Senada dengan yang disampaikan Masriah, seorang pedagang sembako lainnya di Kebon Roek, Hj. Rohaini pun mengaku kenaikan harga tidak berpengaruh pada tingkat penjualannya. Kendati mendekati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tingkat penjualan tetap normal. Demikian pula dengan harga, kenaikan harga bahan pokok biasanya dipengaruhi jumlah pasokan. Jumlah pasokan seringkali dipengaruhi oleh pergantian musim dan masa panen.

“Harga biasanya naik karena pasokan kita kurang. Tapi sekarang masih normal, mungkin karena pasokannya lancar,” terangnya.

Demikian juga dengan harga daging. Kenaikan harga biasanya disebabkan kurangnya pasokan daging. Rata-rata harga daging sapi saat ini Rp 120 ribu per kilogram yang semula Rp 110 ribu per kilogram. Sementara daging ayam naik hingga Rp 20 ribu dari harga semula. Kenaikan harga ini, menurut salah seorang penjual daging di Kebon Roek, Tahilmubin, terjadi selama satu minggu terakhir.

Kenaikan yang sama pun terjadi pada harga rempah. Selain dipengaruhi cuaca yang mengakibatkan turunnya pasokan, kenaikan harga juga disebabkan tingginya permintaan menjelang peringatan Maulid Nabi. Rata-rata kenaikan harga rempah, mulai dari bawang, cabai merah, tomat, dan sebagainya hanya beberapa ribu rupiah per kilogram. Namun salah satu pedagang rempah-rempah di Kebon Roek, Inggih, memprediksi harga rempah akan terus naik mendekati hari H peringatan Maulid Nabi awal pekan depan. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here