Kementan Dukung Pengembangan Jagung di Sumbawa

Kementan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Beberapa pejabat dari Kementerian Pertanian (Kementan) bertemu dengan Bupati Sumbawa, sekaligus mengecek pengembangan jagung di Sumbawa, Kamis (4/8/2016). Kunjungan terkait produksi jagung Sumbawa untuk memenuhi kebutuhan nasional akan pakan ternak. Mereka pun siap mendukung pengembangan jagung di daerah ini dari hulu hingga hilir.

Dalam rombongan Kementan di antaranya ikut pula Kepala Balai Besar Litbang Biog enetik Bogor, Dr. Maskur, SubDirektorat Jenderal Tanaman Pangan, Yuli, pengusaha pakan ternak Surabaya, Bulog NTB dan lainnya. Bertemu Bupati untuk mengecek langsung kondisi riil jagung di Sumbawa. Serta bertemu pengusaha jagung PT Segar. “Kunjungan tim Kementan ini ke empat wilayah di Indonesia. Salah satunya di NTB khusus di Sumbawa sebagai sentra pengembangan jagung. Habis bertemu Bupati, tim langsung ke Utan melihat jagung di sana,” terang Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Sumbawa, Ir. Thalifuddin, M.Si.

Iklan

Tim juga menanyakan tentang perkiraan produksi jagung untuk MK 1 ini. Perkiraan Kadistan produksi MK I mencapai 50-60 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan nasional khusunya pengelolaan pakan ternak. Dirasa cukup berkontribusi secara nasional sehingga tidak perlu lagi impor jagung. Belum lagi nanti pada produksi jagung MK II. Artinya, kontribusi jagung Sumbawa untuk pakan ternak secara nasional cukup besar. Sehingga pada kesempatan tersebut, Bupati meminta dukungan Kementan untuk pengembagan jagung di Sumbawa. Terutama alat pasca panen.

Kementan pun, lanjut Thalif, siap mendukung jagung di Sumbawa dari hulu hingga hilir. Bahkan menjamin ketersediaan mulai dari bibit, pupuk dan alat pascapanen. Seperti alat pemipil jagung. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here