Kemenpora Hibahkan Pengelolaan Malomba ke Pemkot Mataram

Mataram (Suara NTB) – Benang kusut status kepemilikan lapangan Malomba akhirnya mendapat titik terang. Kementerian Pemuda dan Olahraga menghibahkan pengelolaan lapangan itu ke Pemkot Mataram.

Status kepemilikan aset ini sebelumnya terjadi polemik. TNI Angkatan Laut, Pemkot Mataram dan Pemprov NTB saling klaim. Sementara di satu sisi, Pemkot Mataram mendapatkan guyuran anggaran perbaikan Lapangan Malomba miliaran rupiah di tahun 2015 lalu.

Iklan

Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang dikonfirmasi usai menghadiri rapat tertutup, Kamis, 12 April 2018 menyampaikan, pada periode kepemimpinan Gubernur NTB, H.L. Serinata bahwa Lapangan Malomba diberikan hak pengelolaan ke Pemkot Mataram. Dasar itulah, pihaknya meminta bantuan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk pembangunan lapangan secara keseluruhan.

“Duduk masalah aset itu bangunannya milik Pemkot Mataram tapi berada di atas tanah Pemprov. Tapi hak pengelolaannya ke Pemkot Mataram,” papar Martawang. Proses pengadaan stadion itu oleh Kemenpora tercatat sebagai aset Pemerintah Pusat. Karena berada di daerah, maka putusan Kemenpora menghibahkan aset tersebut ke Pemkot Mataram.

Pihaknya tengah memproses pengajuan standar hibah ke Pemerintah Pusat. “Baru hari ini saya tanda tangani pengajuan hibahnya,” kata Awenk sapaan akrab Asisten I. Pasca hibah aset stadion tersebut secara otomatis biaya pemeliharaan menjadi tanggungjawab Pemkot Mataram. Untuk pemanfaatannya secara bersama dengan Pemprov NTB dan TNI AL.

Martawang mengulas bahwa secara bertahap spot – spot di Malomba sudah ditata. Bangunan yang merusak wajah kota sudah diperbaiki. Bahkan, beberapa bagian telah dipercantik sehingga menjadi ikon wisata menarik di Kota Mataram. “Bisa dilihat sendiri tembok yang sebelumnya tidak rapi, sudah kita bongkar semua,” sebutnya. Ke depannya, aset Malomba sepenuhnya diserahkan pengelolaan ke Dinas Pemuda dan Olahraga. Dengan harapan memberikan dampak positif pengembangan prestasi atlet di Mataram. (cem)