Kemenkumham Setujui Yayasan Dharma Sewanam Lombok

Suasana pertemuan lanjutan pembentukan yayasan sosial Dharma Sewanam Lombok  di Hotel  Bidari,  Cakranegara,  Mataram, kemarin sore. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Rencana pendirian yayasan sosial  yang dibentuk Ikatan Cendekiawan  Hindu Indonesia (ICHI) Regional NTB,  bergerak maju dan menampakan titik terang.  Pertama, karena nama yang diajukan oleh pihak ICHI NTB yakni  Dharma Sewanan Lombok, telah mendapatkan persetujuan dari pihak Kemenkumham RI. Sekali pengajuan nama sudah memenuhi syarat dan langsung mendapatkan persetujuan. Maka secara de fakto Yayasan Dharma Sewanam Lombok  sudah berdiri.

‘’Sekarang proses pembentukan telah sampai pada proses  akta di notaris,’’  jelas Ketua  ICHI  NTB,   Dr. Ir. I Gusti Lanang  Media, M. Si., dalam pertemuan lanjutan pembentukan yayasan sosial ini di Hotel  Bidari,  Cakranegara,  Mataram, kemarin sore.

Iklan

Dikatakan Media,  pembentukan yayasan yang sedang digodok sekarang ini,  memiliki tiga tujuan. Yaitu, tujuan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan.  Di bidang sosial, yayasan dapat membuat panti asuhan, rumah sakit, mendirikan sekolah dan sejenisnya. Bidang keagamaan, dapat berupa pemeliharaan tempat suci.  Sementara bidang kemasyarakatan, dapat membantu fakir miskin, membuat krematorium (tempat kremasi) dan pengelolaan sumber daya alam.  ‘’Nah sekarang mari kita pikirkan mengenai bentuk kegiatan yang akan kita lakukan seperti apa,’’  kata Media.

Yayasan ini nantinya akan bergerak menangani masalah-masalah yang dihadapi oleh umat  Hindu di Lombok khususnya.  Karena hingga saat ini umat Hindu di Lombok masih dihadapkan dengan masalah upakara dan adat-istiadat  yang  dirasakan rumit serta memberatkan.  Lebih-lebih lagi bagi umat yang hidup di rantauan dan tinggal di perumahan. Sering merasakan kesulitan  dalam pelaksanaan upakara pitra yadnya (kematian). Yayasan akan hadir ketika ada umat yang membutuhkan bantuan di dalam melaksanakan upakara seperti pengabenan. ‘’Yayasan bukan mengambil alih upakara yang dilaksanakan oleh umat,  tetapi hanya membantu untuk meringankan beban umat. Itu pun bagi umat yang membutuhkan bantuan,’’jelas Media.

Karenanya, dalam jangka pendek yayasan akan mengarah pada kegiatan pelayanan umat di dalam upakara pitra yadnya seperti kremasi ataupun upakaran pengabenan.  Dan yayasan ini akan mengajak sebanyak-banyaknya umat Hindu untuk bergabung.  ‘’Agar misi keagamaan dan sosial kemasyarakatan yayasan ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi umat,’’  harap I Gde Gunanta,  Ketua Yayasan Dharma Sewanam Lombok yang juga owner   Hotel Bidari.

Setelah yayasan terbentuk, selanjutnya pengurus yayasan akan segera membuat program kerja, sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatan.   ‘’Perlu juga dimasukkan ke dalam program, seperti pembinaan dharmika, pembinaan generasi muda dan  program  pitra yadnya,’’’   kata tokoh umat Hindu,  dr. I Komang Gerudug.

Di sisi lain, pengurus yayasan juga harus memikirkan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan SDM  dan etos kerja umat.  Lebih-lebih lagi dalam situasi pandemi Covid19 saat ini,  kondisi ekonomi umat semakin terhimpit. ‘’Agar umat siap menghadapi persaingan yang semakin ketat,’’ ujar tokoh umat  I Gusti Lanang Patra. ‘’ Yang penting bagaimana yayasan ini bisa memberikan solusi bagi persoalan-persoalan umat,’’ tambahnya. (r)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional