Kemenag Usulkan Kuota Haji Lotim Ditambah

Selong (Suara NTB) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Timur (Lotim) mengusulkan kuota haji untuk tahun 2017 mendatang ditambah. Usulan untuk penambahan kuota haji untuk Lotim itu seiring dengan terus meningkatnya jumlah pendaftaran.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) pada Kemenag Lotim, H. Muhsin menyebut, jumlah pendaftaran baru bagi jemaah yang ingin menunaikan ibadah haji per harinya mencapai 13 sampai 25 orang per harinya dengan menggunakan sistem online. Jumlah ini, terus mengalami penambahan dari tahun ke tahun, sehingga sangat perlu dilakukan penambahan kuota.

Iklan

Untuk Lotim dengan jumlah penduduk terbanyak yakni sekitar 1,3 juta jiwa diiringi dengan jumlah pendaftaran yang mencapai 25 per hari. Maka untuk tahun depan pihak mengusulkan supaya kuota haji untuk Lotim menjadi 1.000 kursi, mengingat penduduk Lotim mayoritas muslim.

“Tahun depan kita usulkan kuota haji untuk Lotim ditambah minimal 1.000 kursi, dari yang sekarang berkisar antara 800 kursi,” ungkapnya pada Suara NTB, Senin, 17 Oktober 2016.

Disinggung terkait jumlah daftar tunggu bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji, Muhsin belum mengetahui secara detail berapa jumlah sampai saat ini. Yang pasti, katanya, sampai pagi masyarakat yang mendaftar terus menggali, yakni berkisar antara 13 sampai 15 orang. Sementara untuk pemberangkatan bagi yang mendafar tahun ini harus menunggu sampai 20 tahun lebih. “Kalau daftar sekarang, 20 tahun lebih baru bisa berangkat,” jelasnya.

Sementara dari 830 jumlah jemaah haji asal Lotim yang berangkat tahun 2016 ini, tercatat dua jemaah wafat. Jemaah haji asal Lotim terbagi dalam 4 kelompok terbang (kloter), yakni kloter 4 pulang pada tanggal 6 Oktober, kloter 7 tanggal 11 Oktober, kloter 8 tanggal 12 Oktober dan pemulangan jemaah haji untuk kloter 10 tanggal 15 Oktober 2016.

Dari empat kloter itu, katanya, kloter 4 dan 8 masuk dalam kloter utuh, sedangkan kloter 7 dan kloter 10 merupakan kloter campuran. “Jadi dua orang jemaah haji yang wafat itu, Lalu Darwiah alamat Ekas Buana, Jerowaru dan Nurahmad Alamat Batu More Montong Baan Kecamatan Sikur. Keduanya masuk dalam kloter 10 dan langsung dimakamkan di tanah suci. Keduanya meninggal dalam keadaan sakit,” jelasnya. (yon)