Kemenag Pastikan Madrasah Siap Tatap Muka

Kakanwil Kemenag NTB H. Zaidi Abdad memberikan pembinaan pada keluarga besar MTsN 1 Mataram untuk memastikan kesiapan simulasi PTM yang akan dimulai hari ini.  (Suara NTB/dys)

Mataram (Suara NTB) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama  (kemenag) Provinsi NTB Dr. H. Zaidi Abdad menyambangi berlangsung guru dan pegawai MTsN 1 Mataram, Rabu, 13 Januari 2021. Hal itu untuk memastikan madrasah siap menggelar simulasi tatap mila.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag mengingatkan akan pentingnya sosok seorang guru dalam membina dan membentuk karakter siswa. Di kesempatan itu, Kakanwil mengapresiasi peran para guru yang tidak kenal lelah dalam mendidik, karena tanpa pendidikan maka kehidupan kita menjadi rapuh.

Zaidi Abdad mengingatkan dalam pembelajaran tatap muka dimasa pandemi yang akan dilaksanakan pada bulan Februari yang diawali dengan simulasinya mulai besok pagi. Zaidi Abdad mengingatkan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, selalu ingat 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Di samping itu dia juga mengingatkan keluarga besar madrasah tentang visi besar Kemenag 2020-2024 adalah profesional, andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong demikian ungkap Kakanwil kemenag.

Oleh sebab itu Zaidi Abdad berpesan kepada para guru untuk selalu menanamkan kesolehan sosial yang dimulai dari individu siswa dengan dimulai dari yang kecil, memberikan contoh teladan yang baik.

Kepala MTsN 1 Mataram Dra. Hj. Rusniah mengucapkan banyak terima kasih kepada Kakanwil Provinsi NTB meski di tengah kesibukanya dapat hadir untuk memberikan pembinaan dan pengarahan kepada keluarga besar MTsN 1 Mataram

Dalam hal ini, pihaknya siap melaksanakan PTM  dengan memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan SOP yang telah dikeluarkan Kemenag Kota Mataram dan SOP Kemendikbud. Di antaranya ialah menyiapkan pengukur suhu tubuh, menyiapkan cuci tangan dan menyiapkan hand sanitizer di setiap depan kelas, serta mengatur jarak tempat duduk siswa tempat masuk siswa secara bergilir dengan pola ganjil genap. (dys)