Kelurahan Bada Janjikan Layanan Sosial bagi Warganya yang Ditelantarkan di Aceh

Dompu (Suara NTB) – Pemerintah Kelurahan Bada Dompu menjanjikan layanan sosial bagi Fitria Ningsih (23) yang menjadi korban dugaan penelantaran oleh suaminya di Kota Biren Aceh dan sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Fitria, warga asli Kota Baru keluarahan Bada ini  sempat mengajukan pindah penduduk tahun 2019 untuk mengikuti suami yang dikahi saat menjadi TKI di Malaysia tahun 2014.

Plt Lurah Bada, Rahar Syaifuddin usai menerima kedatangan Fitria Ningsih di kantor Lurah Bada Dompu, Rabu, 2 Juni 2021 mengakui Fitria Ningsih masih memiliki KTP elektronik sebagai warga Bada kabupaten Dompu. Tapi ia sudah pernah mengajukan pindah penduduk dan saat ini memiliki dua orang putri. Sehingga harus diproses kembali data kependudukannya agar dikembalikan ke Kabupaten Dompu. “Untuk data anak – anaknya, itu akan kita koordinasi dengan pihak Dinas Dukcapil, sehingga anak – anaknya ini memiliki dokumen kependudukan seperti akte kelahiran dan lainnya,” kata R Syaifuddin.

Iklan

Setelah dokumen kependudukan dimiliki Fitria, R Syaifuddin berjanji akan mengusulkan sebagai penerima program kesejahteraan sosial. Kendati usulan penetapan warga miskin di Kelurahan Bada sudah ditetapkan beberapa waktu lalu, tapi masih bisa diajukan tambahan. Karena Fitria memenuhi syarat untuk memperoleh program pengentasan kemiskinan. Selain memiliki dua orang putri dan belum memiliki pekerjaan setelah tiba di Dompu, Hadijah ibu kandung Fitria di Bada Dompu tempatnya kini menumpang juga tergolong warga miskin yang tinggal di bantaran Sungai Silo Kota Baru Dompu. “Yang pasti tadi, ada bantuan dari Baznas (Dompu) yang kita salurkan untuk Fitria Nigsih,” terangnya.

Fitria Ningsih menikah dengan AM warga Biren Provinsi Aceh. Keduanya dipertemukan dan menikah saat menjadi TKI di Malaysia tahun 2014 lalu. Dari pernikahannya itu, Fitria melahirkan 2 orang putri dan satu diantaranya dilahirkan saat berada di Malaysia, satu diantaranya dilahirkan di Dompu pada Desember 2018 atau beberapa bulan sepulangnya dari Malaysia.

Pada 2019, Fitria akhirnya mengikuti suaminya pindah ke Biren Aceh. Di Aceh, Fitria bersama suami dan anak keduanya tinggal bersama ayah mertuanya yang kebetulan sudah menikah lagi. Sementara anak pertamanya dibesarkan oleh ibu mertuanya yang kebetulan tinggal sendirian pasca pisah dengan suaminya. Ibu mertua Fitria Ningsih ini menikah lagi dan ibu mertuanya ini mulai keberatan membesarkan cucunya. Sementara Fitria Ningsih dan suaminya belum memiliki pekerjaan tetap dan sudah tinggal pisah dari ayah mertuanya. Keluarga besar suaminya yang belum restui pernikah anaknya membuat AM dilematis dan stres. Sehingga sering mencari – cari kesalahan istrinya hingga aksi main tangan oleh AM.

Tiga – empat hari sebelum lebaran Idul Fitri, Fitria akhirnya diceraikan suaminya dan langsung ditalak tiga. Karena pernikahan keduanya tidak tercatat, Fitriapun merasa sudah bebas dari suaminya, langsung mengemas pakaiannya dan memboyong kedua anaknya yang masih usia 5 tahun dan 2,6 tahun. Kendati dirinya tidak memiliki uang sepeserpun, Fitria bersama kedua anaknya serta koper pakaian yang dibawa, nekat jalan kaki berjam – jam menuju pusat Kota Biren Aceh.

Perjalanan puluhan kilo itu, Fitria dan anak – anaknya sempat ditumpangi mobil truk kayu hingga mobil open cup hingga ke terminal Biren. Karena tidak memiliki uang, ia pun mulai bingung dan kedua anaknya mulai menangis kelaparan. Ojek motor yang menyainya kemudian membawa Fitria bersama anak-anaknya ke rumah dermawan setempat. Dari bantuan dermawan itu, Fitria mencari tumpangan hingga akhirnya ia ditampung di kos – kosan milik Nurjanah selama tiga pekan.

Keluarga Nurjanah inilah yang menghubungkan Fitria dengan Dinas Sosial Kota Biren Aceh dan komunitas wartawan Kota Biren. Berita Fitria ditelantarkan suami dan ditalak tiga sekaligus menjadi viral di media sosial. Dukungan terhadap Fitria membuatnya berhasil dipulangkan ke Dompu dan tiba di Dompu, Selasa, 1 Juni 2021. Fitria bersama kedua putrinya diantar langsun pegawai Dinas Sosial Kota Biren hingga Dompu. (ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional