Keluarga Tolak Autopsi, Jenazah Wisatawan Arab Saudi Dikirim Hari ini

Proses evakuasi jenazah wisatawan asal Jeddah Arabsaudi di Pantai Tomang – omang. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB dan Pemprov NTB memfasilitasi pengiriman dua jenazah wisatawan asal Arab Saudi yang tewas tenggelam, Minggu, 25 Agustus 2019 di Pantai Selong Belanak Lombok Tengah. Sempat Ditangani di RS Bhayangkara untuk proses autopsi, namun keluarga menolak. Menurut rencana, peti jenazah akan dikirim Senin 26 Agustus 2019 siang ini setelah ditangani di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.

Dua korban Jamilah Abdul Malik (49) dan anak perempuannya Elham Abdulsalam (27), ditemukan terapung di Pantai Tomang-Omang, diduga sebelumnya terseret arus saat berenang.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Purnama, SIK menjelaskan, sekitar pukul 19.30 Wita, jenazah tiba di RS Bhayangkara dan kemudian dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga I Gusti Putu Yoga. Pihak medis menawarkan untuk dilakukan autopsi.

“Keluarga dari korban menolak untuk dilakukan otopsi dan akan segera dilakukan pemulangan ke Jeddah untuk dimakamkan,” kata Kabid Humas melalui siaran pers diterima suarantb.com.

Sekitar pukul 23.00 Wita, pihak RS Bhayangkara melakukan prosesi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, langsung kepada suami korban bernama Abdulsalam. “Jadi malam itu langsung dilakukan penyerahan jenazah ke pihak suami korban yang datang ke Rumah Sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTB melalui Kadis Pariwisata Provinsi NTB H. L. Moh Fauzal Sos, Msi meminta jenazah di bawa ke RSUP NTB untuk dimandikan dan dikafani sesuai syariat Islam.

“Dinas Pariwisata Provinsi NTB akan membantu fasilitas pesawat, kain kafan dan peti jenazah,” kata Faozal.

Ditambahkan, proses pemulangan korban akan berangsung hari ini sekitar pukul 14.00 Wita. Jenazah dan keluarga akan dibawa menggunakan pesawat Garuda Indonesia, transit Jakarta kemudian dilanjutkan Jeddah,tempat asal korban.

Sementara kronologis kejadian berdasarkan informasi dari kepolisian, sekitar pukul 16.00 Wita korban dan keluarga tiba di Pantai Tomang-Omang. Jumlah mereka 16 orang berenang di pantai. “Saat mandi, wisatawan laki laki dan perempuan terpisah,” sambung Kabid Humas.

Sekitar pukul 16.30 Wita, tiba-tiba Jamilah dan Elham terseret ombak. Sekitar 30 menit kemudian atau sekitar pukul 17.00 Wita korban ditemukan terapung beberapa kilometre dari lokasi awal.
Korban dievakuasi Bhabinkamtibmas bersama warga sekitar. Saat itu juga korban dievakuasi menggunakan dua unit mobil ambulans Puskesmas Penujak dan Desa Mangkung menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram. (ars)