Kelanjutan Proyek Galian Pipa PDAM Tunggu Persetujuan Walikota

Tim asistensi mengecek perbaikan pendestrian di Kawasan Bisnis Cakranegara, Rabu, 6 Oktober 2021. PDAM diingatkan tidak melanjutkan galian sebelum ada keputusan dari Walikota Mataram. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Tim asistensi turun memantau hasil perbaikan pendestrian di Kawasan Bisnis Cakranegara (KBC). Pekerjaan diterima dengan catatan. Sedangkan kelanjutan proyek galian pemasangan pipa menunggu persetujuan Walikota.

Tim asistensi yang terdiri dari Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah NTB, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman menyusuri pendestrian yang telah diperbaiki oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang, Rabu, 6 Oktober 2021.

Iklan

Tim menemukan pemasangan batu andesit belum rapi, mailhall tidak terpasang atau tertutup, trotoar kotor, kursi tidak terpasang sesuai tempat dan lain sebagainya.

Satker Pelaksana Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah NTB, Aprilia Leni Nirma menyampaikan, recovery yang dilakukan oleh PDAM Giri Menang pada prinsipnya diterima. Tetapi masih ada beberapa catatan seperti trotoar kotor, pemasangan batu andesit tidak rata serta mainhall lubang dranainase masih belum terbuka. Ornamen seperti kursi yang tidak terpasang sesuai tempat tidak terdampak oleh PDAM, sehingga sementara waktu diminta untuk diamankan. “Kita terima tetapi dengan catatan – catatan,” kata Leni.

Kelanjutan pemasangan pipa diserahkan sepenuhnya ke Pemkot Mataram. Karena aset KBC telah diserahkanterimakan tahun 2020 lalu. “Kalau itu nanti tergantung Pemkot Mataram,” ujarnya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura menyebutkan, dari hasil turun lapangan masih ada beberapa titik termasuk besi grill yang masuk ke saluran belum terpasang. Batu andesit sedikit perlu dirapikan serta trotoar yang kotor akibat sisa semen perlu diperbaiki. “Pekerjaan sudah bagus tetapi masih ada catatan yang perlu diperbaiki,” tambahnya.

Sisa galian yang belum ditutupi disebabkan adanya pipa yang belum dipasang. PDAM Giri Menang lanjut Mahmuddin, berjanji akan merapikan kembali. Keputusan apakah pekerjaan galian pipa akan dilanjutkan atau tidak tergantung dari kebijakan Walikota Mataram. Sementara ini, pihaknya meminta perusahaan daerah tersebut tidak melakukan pekerjaan apapun sebelum adanya kebijakan kepala daerah. “Kalaupun dilanjutkan tidak boleh di atas trotoar. Galian dipinggir jalan,” demikian kata Tura. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional