Kejurnas Paralayang di Mantar Dimulai

Taliwang (Suara NTB) – Event Paragliding Trip of Indonesia (TROI) Seri III yang diselenggarakan di desa Mantar kecamatan Poto Tano, Kamis, 1 September 2016 dimulai. Event kejuaraan nasional (kejurnas) paralayang yang diikuti ratusan pilot dari berbagai daerah dan sejumlah negara itu secara resmi dibuka oleh bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM.

Bupati mengatakan senang dengan dipilihnya Desa Mantar sebagai salah satu venue kegiatan TROI tahun 2016 ini. “Kami sangat berterima kasih bisa diberi kepercayaan menjadi tuan rumah kegiatan paralayang seri nasional ini,” sebutnya.

Iklan

Menurutnya, kegiatan olahraga semacam ini memberi manfaat positif bagi daerah. Tidak saja di sisi pengembangan olahraga bagi atlet daerah, lebih dari itu juga dapat dijadikan ajang promosi pariwisata daerah. “Kami sudah menetapkan Mantar sebagai salah satu destinasi wisata dan melalui event ini harapan kami, Mantar bisa lebih dikenal lagi ke nasional bahkan internasional,” timpalnya.

Sebagai tuan rumah, bupati berharap kepada masyarakat desa Mantar agar memberikan pelayanan terbaik tidak saja bagi para peserta tetapi juga pada para pengunjung selama kegiatan berlangsung. “Kita harus memberikan citra terbaik, bahwa Mantar selain punya keindahan alam yang sangat cantik dan masyarakatnya ramah-ramah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu bupati tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para atlet yang turut ambil bagian dalam TROI Seri III ini. “Saya harap para peserta dapat menikmati selama berada di sini dan bisa menyebarluaskan segala hal positif yang dirasakan dan dilihat di Mantar,” tukasnya.

Kegiatan TROI Seri III di Mantar ini turut disponsori oleh PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Menurut Manager SR PTNNT, H. Syarafuddin Djarot, event kali ini merupakan kegiatan paralayang tingkat nasional yang pertama dilaksanakan di Mantar. Dan untuk menyukseskannya Pemda KSB dan PTNNT dan berbagai pihak lainnya turun tangan menyukseskannya. “Harapan kami pada event lain kita bisa melakukan hal yang sama, karena dampak kegiatan ini sangat positif bagi daerah terutama dalam rangka promosi wisata,” sebutnya.

  Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Maluk

Sementara itu koordinator panitia lokal TROI Seri III Mantar, Zaedul Bahri menyebutkan, jumlah peserta pada event ini tercatat sebanyak 150 orang. Sejumlah atlet nasional dan internasional turut ambil bagian untuk merasakan suasana terbang di udara desa Mantar. “Kegiatan ini memang sangat dinanti para atlet. Dan kami sangat senang ternyata banyak sekali peminatnya,” imbuhnya. (bug)