Kejati NTB Kawal Proyek Sirkuit MotoGP

Desain sirkuit MotoGP Mandalika. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Kejaksaan Tinggi NTB melalui tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) terus mengawal percepatan pembangunan  sirkuit MotoGP mandalika. Dipastikan lahan sudah clear.  Sementara kawasan pendukung lainnya, meski belum semua tuntas, namun dipastikan Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) bersama investor pembangunan hotel dipersilakan mulai membangun.

Tim PPS Kejaksaan Negeri Lombok Tengah terus memantau perkembangan pembangunan di ITDC. Seluruh lahan dipastikan sudah clear, khususnya kawasan sirkuit MotoGP Mandalika. Hal ini untuk meyakinkan masyarakat, khususnya keraguan publik soal progres pembangunan sirkuit MotoGP.

Iklan

“Alhamdulillah, sudah beres semua. Sudah bisa ditangani,’’ kata Kajari Lombok Tengah, Elly Rahmawati, SH.,M.Hum di temui di Mataram,  Selasa, 10 Maret 2020 kemarin. Lahan untuk  pembangunan sirkuit sepanjang sekitar 17 Km dipastikan sudah selesai setelah komunikasi intens dengan masyarakat sekitar.

‘’Termasuk dengan lahan pendukung yang sempat ada masalah, sudah keluar putusannya,’’ kata Elly, namun tidak bisa merinci karena data dipegang timnya.

Pada prinsipnya, semua proses pembangunan di kawasan ITDC Mandalika akan terus dikawal sampai dengan pembangunan sirkuit, hotel pendukung, agar tidak ada masalah hukum yang jadi penghambat. ‘’Memang ada beberapa untuk lahan pendukung yang belum beres. Tapi itu datanya di kantor,” jelasnya.

Namun ia  memastikan kepada publik, termasuk investor agar tidak ragu berinvestasi di Mandalika, khususnya hotel di sekitar kawasan. “Intinya, setiap upaya untuk kelancaran Mandalika, kami akan kawal sesuai instruksi Pak Kajati,’’ tegasnya.

Desain sirkuit Mandalika mengambil konsep sirkuit jalan raya (street circuit). Memiliki panjang lintasan 4,32 Km dan 18 tikungan. Sirkuit ini ketika tidak digunakan untuk ajang balapan segera bisa diubah dan digunakan sebagai fasilitas umum.

Pemerintah menargetkan kompetisi bergengsi ini memprediksi bisa mendatangkan 150 ribu wisatawan. Selain kawasan sirkuit, proyek infrastruktur di dalam  KEK Mandalika juga sedang dalam pengawalan tim PPS.

Pembangunan infrastruktur  The Mandalika direncanakan meliputi infrastruktur dasar.

Antara lain, fasilitas pengolahan air bersih dan air limbah, termasuk sea water reverse osmosis, sel surya, fasilitas pendukung aksesibilitas, pelabuhan dan marina. Kemudian sekolah pariwisata, tempat ibadah, kantor, jalan dan jembatan, irigasi. Juga listrik, gas, serta fasilitas komunikasi dan informasi.

Proyek Mandalika juga ditargetkan ketersediaan fasilitas 10.533 kamar hotel.  Saat ini fokus pengembangan utama adalah hotel bintang empat dan bintang lima. (ars)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional