Kejari Segera Limpahkan Kasus Tipilu Oknum Anggota DPRD KSB

I Nengah Ardika. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) -Aprat hukum bergerak cepat memproses kasus tindak pidana pemilu (Tipilu) oknum anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Setelah sebelumnya pihak kepolisian menyatakan P21, kini Kejaksaan Negeri (Kejari) KSB memastikan akan segera melimpahkan kaus tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa untuk disisangkan.

“Tadi jam 10 pagi kita ada serah terima tersangka dan barang bukti dari kepolisian untuk kasus Tipilu itu. Nah segera kita akan tindaklanjuti ke PN Sumbawa ya,” terang Kajari KSB melalui Kasi Intel, I Nengah Ardika kepada wartawan, Kamis, 22 Oktober 2020.

Iklan

Ardika menyatakan, pihaknya tidak akan lama mendiamkan kasus tersebut. Bahkan Kejari KSB telah berencana melimpahkan kasus Tipilu oleh oknum DPRD berinisial HS itu pada, Jumat pekan ini. “Kalau tidak ada halangan besok ya kita limpahkan ke (PN) Sumbawa,” cetusnya.
Pasca dilimpahkan ke PN Sumbawa, Ardika mengaku, proses lanjutan kasus Tipilu Pilkada KSB tersebut berada di pihak pengadilan. Dan pihaknya bersiap kapan pun akan dimulai persidangannya.

“Soal kapan mulai sidangnya ya itu ranah pengadilan. Tapi kami sudah siap kok selaku penuntut. Baik itu nanti sidangnya dilaksanakan langsung atau pun secara daring (online) karena sekarang kan masih Covid,” tegasnya.
Selanjutnya ditanya mengenai ancaman sanksi yang akan dikenakan terhadap HS dalam kasus Tipilu ini. Ardika memaparkan, pasal yang dikenakan terhadap HS perihal dugaan Tipilu yang dilakukannya adalah Pasal 69 huruf c dan atau huruh d jo 187 ayat 2 KUHP. Di mana sanksi pidananya berupa hukuman penjara minimal 6 bulan maksimal 18 bulan dan atau pidana denda maksimal Rp 6 juta. “Sanksinya itu jadi alternatig komulatif. Artinya bisa dikenakan salah satunya atau kedua-duanya,” pungkasnya.(bug)