Kejari Loteng Selidiki Bantuan Benih Kedelai

Praya (Suara NTB) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng) semakin intens menyelidiki kasus-kasus dugaan korupsi di wilayah ini. Salah satu kasus yang kini menjadi bidikan yakni program bantuan benih kedelai dari pemerintah pusat tahun 2017 lalu. Program tersebut diselidiki lantaran diduga sarat korupsi.

Guna mengungkap kasus tersebut, Kejari Loteng sudah memanggil sejumlah Penyuluh Lapangan (PL) serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) pertanian di daerah ini.

Iklan

“PL yang sudah kita panggil cukup banyak. Begitu pula kepala UPT, beberapa orang di antaranya sudah ada yang kita mintai keterangannya. Seputar program bantuan benih kedelai ini,” ungkap Kajari Loteng, Feri Mupahir, S.H.M.H., melalui Kasi. Pidsus, Hasan Basri, S.H., M.H., kepada Suara NTB, Senin, 23 April 2018.

Ia menjelaskan, program bantuan benih kedelai tersebut diduga sarat penyimpangan. Hanya saja, pihaknya masih belum bisa mengungkap penyimpangan apa saja yang terjadi. “Yang jelas laporan kita terima program ini diduga bermasalah. Sehingga kita turun melakukan penyelidikan,” tegasnya.

Hasan mengatakan, fokus penyelidikan pihaknya baru untuk program bantuan benih kedelai tahun 2017. Namun tidak menutup kemungkinan akan berkembang ke tahun 2016 atau 2015. Pasalnya, program tersebut sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Tapi baru sekarang ada laporan masuk terkait dugaan penyimpangannya.

“Kasus ini masih tahap awal. Jadi masih kita lakukan pengumpulan data serta keterangan pendukung,” timpalnya. Sejumlah pihak yang terkait masih akan dipanggil dalam beberapa ke depan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, program bantuan benih kedelai tersebut diselidiki Kejari Loteng lantaran sarat penyimpangan. Dugaan penyimpangan yang terjadi diantaranya, terkait kualitas benih yang disalurkan kepada kelompok tani penerima. Dimana kualitas benih disinyalir tidak sesuai standar dan spesifikasi yang ada.

Selain itu, berat benih bantuan yang disalurkan juga disinyalir tidak sesuai dengan yang aturan yang ada. Program bantuan benih kedelai tersebut merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh Satker di NTB. (kir)