Kejar Target 4 Juta Wisatawan, Destinasi Wisata Andalan Terus Ditata

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus menata destinasi-destinasi wisata andalan didaerah ini. Demi mengejar target kunjungan 4 juta wisatawan pada tahun ini. Demikian disampaikan Wagub NTB, H. Muh. Amin, saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AKSIRA (Aksi Kesetiawakawanan Sosial Indonesia Raya) di D’Max Hotel Praya, Selasa, 7 Maret 2017 malam.

Menurutnya, target 4 juta wisatawan tahun ini cuku realistis. Jika melihat tren peningkatan kunjungan wisatawan dari tahun ketahun. Dimana hampir setiap tahun, angka kunjungan wisatawan di NTB terus meningkat. Baik itu wisatawan domestik maupun mancanegera.

Iklan

“Tahun lalu angka kunjungan wisatawan kita dikisaran 3,5 juta orang. Sehingga tahun ini target kita 4 juta wisatawan,” terangnya. Masing-masing dua juta wisatawan untuk domestik dan mancanegara. Jika target tersebut bisa dipenuhi, itu artinya NTB bisa memenuhi target 10 persen kontribusi angka kunjungan wisatawan secara nasional. Yang tahun ini ditargetkan sebesar 20 juta kunjungan.

Amin mengatakan, penguatan dan penataan destinasi wisata andalan di NTB perting dilakukan. Mengingat, masih banyak destinasi wisata yang belum terkelola dan tertata dengan baik. Termasuk penguatan pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata itu sendiri, juga perlu untuk diperkuat.

Karena tidak akan ada artinya, destinasi wisata sudah tertata baik. Namun SDM pelaku wisatanya tidak mendukung. “Harus sinergi, antara penataan destinasi wisata dengan pengutan SDM pariwisata itu tersebut. Baru sektor pariwisata bisa berkembang,” ujarnya.

Dikatakanya, sektor pariwisata sendiri memang menjadi fokus perhatian pemerintah provinsi NTB saat ini. Karena sektor pariwisata dinilai punya daya ungkit yang cukup terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Yang tentunya bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat didaerah ini.

Lebih lanjut Ketua DPW Partai Nasdem NTB ini, menambahkan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) diharapkan bisa menjadi entry poin dari kemajuan pariwisata di NTB dan Pulau Lombok pada khususnya. Dimana kawasan tersebut diharapkan bisa menjadi magnet bagi wisatawan untuk mau berkunjung ke daerah ini.

Kalau wisatawan sudah banyak yang datang, tentunya akan bisa menarik minat investor untuk mau berinvestasi dikawasan tersebut. Dan, untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah sudah menyiapkan berbagai kemudahan bagi calon investor yang serius untuk berinvestasi.

“Kalau investasi sudah banyak yang masuk, maka itu akan membuka begitu banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat didaerah ini,” tambahnya. Kalau masyarakat sudah banyak yang bekerja, tentunya taraf ekonomi dan kesejahteraannya akan ikut membaik.

Sehingga penting untuk terus menjaga iklim investasi yang baik didaerah ini. Salah satunya dengan dukungan keamanan. Karena investor pastinya akan berpikir berkali-kali untk mau berinvestasi kalau daerahnya tidak aman.

“Beberapa tahun terakhir, iklim politik, keamanan dan sosial di NTB cukup stabil. Inilah yang kedepan harus dijaga bersama oleh pemerintah bersama elemen masyarakat didaerah ini,” pungkas Amin. (kir)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here