Kejaksaan Pulbaket Proyek Mangkrak di NTB

Tomo Sitepu. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB mulai menurunkan tim terkait sejumlah proyek diduga mangkrak di wilayah NTB. Tahap awal yang dilakukan dengan mengumpulkan data (Puldata) dan bahan keterangan (Pulbaket). Sejumlah proyek ini ditelisik mengenai indikasi tindak pidana korupsinya.

‘’Untuk awal-awal, kita Pulbadata dan Pulbaket dulu (pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan),’’ kata Kepala Kejati (Kajati) NTB Tomo Sitepu dikonfirmasi kemarin.

Iklan

Nantinya hasil Pulbaket dan Puldata ini akan ditindaklanjuti ke penyelidikan apabila memenuhi syarat indikasi adanya unsur tindak pidana korupsi. ‘’Biar tim Intel jalan dulu,’’ ujarnya.

Catatan Suara NTB, sejumlah proyek terindikasi mangkrak ini antara lain mesin penyulingan air laut di Gili Gede, Lombok Barat. Proyek ini digelontorkan dengan anggaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan antara tahun 2013 sampai tahun 2014.

Mesin penyulingan air laut di Gili Gede digarap dengan anggaran Rp4,6 miliar. Namun, sampai kini masyarakat tidak dapat mengakses air bersih dari alat tersebut, karena alat tersebut tidak operasional.

Proyek diduga mangkrak lainnya yakni tempat pengolahan sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) yang dibangun Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kementerian PUPR. Sebanyak 25 TPS3R tidak aktif dari total 40 unit yang dibangun.

TPS3R yang diduga mangkrak ini tersebar di Dasan Geres, Beleke, Gerung Selatan, Babussalam, dan Montong Are di Lombok Barat. Lombok Utara di Sigar Penjalin, Kota Mataram di Pejarakan dan Karang Baru. Lombok Tengah di Aik Dareq, Ganti, Pengengat, Jontlak, dan Puyung.

Sementara di wilayah Lombok Timur yang diduga tidak aktif lokasinya di Sakra, Kelayu Jorong, Sembalun Bumbung, Masbagik Selatan, dan Kalijaga Baru. Kemudian di Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Bima masing-masing satu TPS3R terindikasi tidak aktif.

Kemudian pada pabrik pengolahan rumput laut menjadi kosmetik di kawasan Science Technology and Industrial Park (STIP) Banyumulek, Lombok Barat juga terindikasi. Proyek ini dibangun dengan anggaran Rp1,17 miliar pada tahun 2015. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional