Kecanduan Judi Slot, Pelaku Lakukan Hal Nekat Ini

Kapolsek Ampenan M Nasrullah (kiri) Jumat, 6 Maret 2020 menunjukkan tersangka dan barang bukti pencurian sepeda TKP Pejeruk, Ampenan. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pria pengangguran, Ian alias Dalek (33) ketagihan judi online. Dia selalu kalah sampai kehabisan uang sementara selama ini dia masih minta uang orang tua. Dia lalu ambil jalan pintas. Mengambil sepeda di Jalan Bambu Runcing, Pejeruk, Ampenan. Kapolsek Ampenan AKP M Nasrullah menjelaskan, aksinya itu terekam CCTV rumah korban.

“Pakaian yang dipakai saat mencuri dan menjual barang curian sama. Itu dikenali dari CCTV,” ungkapnya, Jumat, 6 Maret 2020. Dalek sudah memang niat mencuri. Itu tampak dari dia yang menawari pembeli lebih dulu. Calon pembeli sepeda salah satu karyawan toko ritel modern. “Dua kali dia menemui pembeli. Ditawari dulu,” kata Nasrul.

Iklan

Transaksi sudah deal dari awal. Dalek lalu mencari waktu untuk mengambil sepeda merek Atlantis buruannya. Malam hari Selasa lalu, Dalek mulai beraksi. Sepeda gunung di garasi rumah korban diangkut. Dalek sempat melihat tabung elpiji 3 Kg yang akhirnya ikut diangkut juga.

Beres mencuri, Dalek menuju Lawata, Gomong, Selaparang, Mataram. Sepeda diserahkan ke pembeli berinisial BY dengan harga miring. “Laku Rp350 ribu,” kata Kapolsek.

Sepeda itu kemudian disita dari kakak BY di Pantai Cemara, Lembar, Lombok Barat. BY mengaku tidak mengetahui sepeda seharga Rp2,5 juta itu merupakan barang curian. “Kita masih dalami apakah dia masuk sebagai pelaku penadahan atau tidak,” ujarnya.

Dalek pasrah saja ketika ditangkap. Kepada penyidik dia mengaku, uang hasil menjual sepeda curian itu sudah habis. “Dia pakai main judi online. Judi slot. Kalah terus dia. Ndak pernah menang makanya butuh uang terus,” jelas Nasrul. (why)