Kebutuhan Mendesak, Petani di Bima Rebutan Pupuk

Aksi warga yang berebut pupuk di jalan lintas Bima Sumbawa, Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, pada Jumat, 26 November 2021.(Suara NTB/dok)

Bima (Suara NTB) – Beberapa unit truk yang diketahui mengangkut pupuk subsidi dihadang puluhan warga. Aksi itu diabadikan oleh warganet dengan menggunggahnya di media sosial (medsos) facebook.

Dalam video itu, nampak warga saling berebutan pupuk dan ikut menurunkan dari truk. Di lokasi kejadian terlihat juga aparat Kepolisian dengan menggunakan mobil dinas. Berdasarkan penelusuran Suara NTB, aksi perebutan pupuk tersebut terjadi di jalan lintas Bima Sumbawa atau tepatnya di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, pada Jumat, 26 November 2021.

Iklan

Kabarnya juga pupuk tersebut sedianya akan disalurkan ke beberapa wilayah di Kabupaten Bima. Namun warga yang sudah menunggu lama di gudang penampungan yang berada di Desa Bolo langsung menghadang dan menurunkan pupuk dari truk.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Desa Bolo Kecamatan Madapangga, Muhtar mengakui adanya perebutan pupuk di depan kantor gudang yang berada di Desa setempat. Hanya saja Ia tidak mengetahui kronologisnya karena sedang berada diluar Desa. “Memang ada kejadian perebutan pupuk tadi siang. Tapi saya tidak kronologisnya karena ada di lokasi. Saat itu saya berada di Kota Bima,” katanya.

Namun berdasarkan informasi yang diketahuinya, warga yang menghadang truk dan berebut pupuk tersebut merupakan petani jagung yang berasal dari sejumlah wilayah di kabupaten Bima. “Mereka adalah petani jagung dari  berbagai desa di Kabupaten Bima,” katanya.

Muhtar menambahkan, saat ini para petani termasuk di Desanya sangat membutuhkan pupuk karena rata-rata sudah menanam. Hanya saja pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena penyaluran pupuk sesuai jadwal. “Pupuk saat ini memang kebutuhan yang sangat mendesak. Karena rata-rata petani sudah menanam,” pungkasnya. (uki)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional