Kebun Bibit Rakyat, Berdayakan Masyarakat untuk Hijaukan Sumbawa

Anggota KTH Karya Mandiri sedang melakukan penyemaian benih di bedeng tabur. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Program Kebun Bibit Rakyat yang digelontorkan dari dana Pokir Anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa melalui Kementrian LHK kini sedang dikerjakan dengan metode swakelola murni. Sebuah program pemberdayaan masyarakat ditengah pandemi. Sekaligus upaya menghijaukan kembali hutan Sumbawa.

Khusus untuk wilayah barat Sumbawa, terdapat dua kelompok yang mendapatkan program ini. Yakni Kelompok Tani Hutan (KTH) Karya Mandiri yang berlokasi di desa Bale Brang dan Kelompok Peduli Lingkungan Alam Lestari dusun Penyengar desa Satowe Brang di kecamatan Utan.

Iklan

Bentuk kegiatannya, pembuatan bibit dan penanaman di hutan rakyat. Dengan luasan lahan satu kelompok 25 ha sampai 30 ha. Jumlah bibit yang dibuat sekaligus nantinya ditanam mencapai 30 ribu batang. Berupa kayu kayuan dan tanaman buah. “Sekarang ini, tahapan pengisian polibag dan penyemaian benih di bedeng tabur. Kita tunggu bibitnya tumbuh lalu kita tanam sekitar Desember nanti di musim hujan,” terang Ketua KTH Karya Mandiri, Muhammad Isnaini kepada Suara NTB.

Isnaini bersyukur dengan adanya program ini. Selain tujuannya untuk rehabilitasi hutan dan pemulihan lingkungan. Sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid yang masih melanda saat ini. Sebab masyarakat sendiri yang langsung mengerjakannya. “Program ini hadir ditengah minimnya aktivitas ekonomi masyarakat dimasa pandemi. Jenis bibit juga disesuaikan dengan kebutuhan kelompok. Terima kasih kepada wakil kami, Johan Rosihan yang telah berupaya menghadirkan program ini,” tukasnya. (arn)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional