Kebakaran Gudang PLN, Tim Labfor Temukan Sisa Solar

Mataram (Suara NTB) – Hampir dua bulan penyelidikan, terungkap fakta baru dari kebakaran di gudang PLN akhir Agustus lalu. Ditemukan residu solar di lokasi kebakaran.

Penyelidikan kebakaran gudang PLN NTB di Tanjung Karang melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Denpasar. Sejumlah sampel bekas kebakaran diuji forensik.

Iklan

“Hasil sementara adanya kayu dan kabel di lokasi kebakaran yang terdapat residu solar,” ungkap Kasatreskrim Polres Mataram melalui Kasubbaghumas, AKP I Made Arnawa, Senin, 16 Oktober 2017.

Ia menjelaskan residu atau sisa solar pada bahan-bahan seperti kayu dan kabel tersebut membuat api cepat menyala.

“Solar mempercepat nyala api apalagi di lokasi kebakaran ada kayu dan kabel,” sebutnya.

Namun, hasil labfor tersebut belum dapat menguak asal mula kebakaran. Arnawa mengatakan, tim Satreskrim masih melakukan penyelidikan.

“Kita masih klarifikasi saksi-saksi petugas gudang PLN yang saat itu bertugas,” ujarnya.

Terpisah, Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah NTB, Fitriah Adriana mengatakan pihaknya masih terus berkordinasi dengan kepolisian.

“Kami masih menunggu hasil laporan akhir penyelidikan,” ujarnya singkat menanggapi progres penyelidikan kasus kebakaran tersebut.

Gudang PLN NTB di Tanjung Karang, Jalan Sultan Salahudin, Sekarbela terbakar, Rabu, 28 Agustus 2017 sore sekitar pukul 17.00 Wita. Api membakar gulungan kabel berbahan karet dan tembaga di pojok belakang gudang. Bahan tersebut membuat api sempat sulit dipadamkan.

Kebakaran baru bisa dipadamkan Kamis (24/8) dini hari dengan bantuan lima unit mobil pemadam kebakaran Kota Mataram, mobil pemadam PLTU Jeranjang, water canon Polda NTB, dan mobil pemadam Dinas Sosial NTB. (why)