Kebakaran di Naru Barat, 276 Jiwa Terdampak, Bupati Bima Tetapkan Status Tanggap Darurat

Indah Dhamayanti Putri. (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran di Desa Naru Barat Kecamatan Sape yang terjadi pada Minggu, 10 Oktober 2021.

Selain mempermudah dan efektif penanganan pasca kebakaran. Penetapan status itu, mengingat jumlah warga yang menjadi korban kebakaran tergolong sangat banyak, yakni mencapai 276 jiwa atau sebanyak 63 rumah yang terbakar.

Iklan

“Bupati langsung menginstruksikan tanggap darurat bencana untuk menangani kebakaran di Desa Naru Barat Kecamatan Sape,” kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima, Suryadin S.S M.Si.

Ia mengaku, mulai Senin, 11 Oktober 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima juga akan membuka dapur umum yang dipusatkan di RT 12. Untuk keperluan dapur umum,  akan dikerahkan 30 personil TAGANA, 16 orang mitra Dinas Sosial dari kelompok pelopor perdamaian dan bantuan 10 personil TAGANA Provinsi NTB.

“Pembukaan dapur umum sudah diputuskan pasca kebakaran kemarin. Dan Senin ini sudah mulai berjalan selama 1 minggu kedepan,” katanya.

Suryadin mengaku pada Minggu, 10 Oktober 2021 juga telah didirikan lima tenda penampungan sementara warga yang terdampak kebakaran. Terdiri satu tenda besar Dinas Sosial (Dinsos) dan empat tenda keluarga dari BPBD.

“Pelayanan makan sore berupa nasi bungkus dan air minum. Bantuan dari Dinsos NTB berupa terpal, makanan siap saji, selimut dan tikar tiba di lokasi kebakaran Senin, 11 Oktober 2021 jam 10.00 wita,” katanya.

Selain itu, Bupati juga akan memimpin langsung kegiatan tanggap bencana di Naru Barat bersama beberapa OPD teknis terkait seperti Dinsos, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Perkebunan, DLH, Dinas Nakertrans, Dinas Kominfostik, Dikes, Dinas Perkim, Dinas Peternakan serta Dinas Perikanan dan Kelautan. “Untuk penanganan logistik para korban, Pemkab Bima melalui Dinsos dan BPBD menyiapkan makanan siap saji,” ujarnya.

Seperti diketahui kebakaran melanda rumah penduduk di RT 11 dan RT 12  Dusun La Wage Desa Naru Barat Kecamatan Sape Minggu, 10 Oktober 2021. Pemicu kebakaran belum diketahui.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma M.Ap mengatakan ada sebanyak 63 rumah yang hangus dan rata dengan tanah dan satu unit mushola. Proses penanganan kebakaran menghadapi kendala seperti angin kencang dan armada kurang pemadam yang kurang. “Kebakaran yang cepat meluas menyebabkan kepanikan warga. Kobaran api dapat dipadamkan sekitar dua jam kemudian berkat bantuan warga TNI/Polri dan petugas BPBD,” ujarnya.

Beruntungnya dalam peristiwa itu tidak ada menimbulkan korban jiwa. Sementara kerugian material belum bisa dipastikan, karena hingga saat ini masih terus dilakukan pendataan. “Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian masih didata, namun prakiraan sementara angkanya mencapai miliaran rupiah,” pungkasnya. (uki)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional