Kebakaran di Darul Falah Diduga Akibat Hubungan Pendek

Mataram (suarantb.com) – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah di Pagutan Mataram dilalap si jago merah hingga dua orang kritis akibat terkena kobaran api. Aparat kepolisian yang melakukan olah TKP di lokasi kebakaran menduga, kebakaran dipicu oleh hubungan pendek arus listrik.

Kapolsek Pagutan, Ipda Putu Sudarsana mensinyalir, kebakaran tersebut akibat hubungan pendek arus listrik. Pasalnya, tidak ada aktivitas apa-apa yang dilakukan pada sebuah gudang yang menjadi sumber kebakaran Ponpes tersebut.

Iklan

“Dari hasil olah TKP yang kita lakukan pada pagi tadi, karena tadi malam tidak memungkinkan, pada saat kejadian pukul 00.30 Wita tidak ada aktivitas di gudang itu, diduga besar kemungkinan (penyebab kebakaran) hubungan pendek arus listrik,” ujar Sudarsana.

Di dalam gudang yang terbakar, tidur korban atas nama Umi Eva dan Ustad Safturi, yang saat ini mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Kota Mataram. Menurut Sudarsana, Safturi terlambat keluar dikarenakan hendak menyelamatkan motornya yang berada di dalam gudang.

“Dua santri berhasil keluar, nah si Safturi dan Umi menyelamatkan motor, dalam keadaan pintu terbuka telah dipecahkan kaca, mereka masih di dalam terkurung sama api. Umi itu mengalami luka cukup serius di bagian tangan, muka, dan kakinya,” ungkap Sudarsana.

Kerugian materil atas kebakaran tersebut diperkirakan sebesar Rp 350 juta. Sementara Pihak Kepolisian tetap akan melakukan pengembangan penyidikan terhadap kebakaran tersebut.

Sebelumnya, sebuah gudang berisi bahan material bangunan terbakar di lokasi Ponpes. Api dengan cepat merambat pada sebuah dapur dan Kantor SMP Salafiah Darul Falah. Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjun memadamkan kobaran api. Api yang cukup besar mengharuskan mobil Damkar harus kembali mengisi pasokan air. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here