KCB Sebar Virus Cinta Baca Melalui Diskusi Buku

Mataram (suarantb.com) – Komunitas Cinta Baca (KCB) di Mataram mempunyai agenda rutin tiap pekan. Agenda rutin yang disebut Temu Baca ini bertujuan untuk menyebarkan virus cinta membaca kepada masyarakat. Untuk itulah biasanya kegiatan ini dilaksanakan di ruang publik seperti taman kota.

Jika ada yang berkunjung ke Taman Sangkareang pada Sabtu sore atau malam dan melihat sekumpulan anak muda duduk berkumpul mengelilingi tumpukan buku, itulah kumpulan anggota KCB yang sedang mendiskusikan buku melalui acara Temu Baca. Salah satu penggagas KCB, Aprizal Sulthon Rosyid menjelaskan dalam kegiatan Temu Baca setiap orang yang ingin ikut serta harus membawa satu buku. Baik itu buku yang sudah dibaca maupun yang sedang dibaca.

Selanjutnya semua peserta Temu Baca ini satu persatu akan menceritakan isi buku yang dibawanya. Kemudian mereka diberikan waktu untuk berdiskusi. “Acara Temu Baca ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan setiap hari Sabtu sore atau malam. Kami usahakan acaranya dilakukan di ruangan publik, seperti Taman Sangkareang misalnya,” jelas Ical begitu ia biasa disapa.

Melalui kegiatan tersebut mereka ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa masih ada anak muda yang berkumpul untuk diskusi tentang buku. “Kami ingin supaya orang-orang yang bersantai di Sangkareang itu bisa melihat kami. Sehingga, nantinya mereka tergerak juga untuk membaca buku,” tambahya.

KCB terbentuk pada tanggal 13 Desember 2015. Saat ini jumlah anggotanya sebanyak 50 orang. Walaupun masih baru, KCB telah memiliki perpustakaan kecil yang dijadikan markas berkumpulnya para anggota. Buku-buku yang ada di perpustakaan ini sebagian besar milik para anggota. Selain itu ada juga berasal dari pemberian donatur atau komunitas lain sebagai tanda persahabatan.

Terkait rencana komunitas ini ke depan, Ical mengatakan ada keinginan membuka perpustakaan besar di tengah kota dan di daerah pelosok. “Untuk daerah pelosoknya kami sudah ada lokasi, yaitu di desa Gegerung. Di sana masyarakatnya masih sangat tradisional. Daerahnya juga masih dikelilingi hutan. Saya sangat berharap bisa membangun perpustakaan untuk anak-anak disana,” harapnya.

Salah seorang anggota KCB, Puji menceritakan alasannya bergabung dengan komunitas ini karena kegemarannya membaca. “Saya termasuk orang yang suka membaca, namun tidak memiliki koleksi banyak buku. Sedangkan di KCB, saya bisa meminjam buku secara gratis. Selain itu, di sini saya bisa bertemu dengan banyak teman baru, bisa menambah koneksi,” jelasnya.

Tertarik untuk baca buku sekaligus berkenalan dengan teman-teman baru? Silahkan datang langsung ke markas KCB di Jalan Melati Raya Nomor 9 Rembiga, Mataram. (ros)