KBM Tatap Muka di Sekolah, Lotim Masih Cermati Perkembangan

Sejumlah murid difasilitasi oleh seorang guru dalam mengikuti KBM berupa Belajar Dari Rumah (BDR) belum lama ini.(Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Rencana Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy, MM., yang akan membuka kembali sekolah untuk proses belajar tatap muka, setelah 8 Agustus 2020 diminta ditinjau kembali oleh Pemprov NTB. Pasalnya, sekarang ini jumlah pasien positif Covid-19 di NTB, termasuk di Lotim terus bertambah.

Adanya permintaan Pemprov NTB ini, menurut Sekda Lotim, Drs. H. M. Juaini Taofik, MAP., jika izin penerapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah masih mencermati perkembangan. Adapun, kata sekda, terkait pernyataan bupati dan arahan dari Pemprov NTB, menjadi motivasi bagi semua pihak termasuk masyarakat bahwa Covid-29 bisa dilawan.

Iklan

Terutama dengan partisipasi masyarakat yang tinggi dalam menaati protokol kesehatan. Sementara selama masyarakat masih ogah menggunakan masker dan menjaga jarak, maka masih jauh dari kondisi yang diharapkan.

Diakuinya, masyarakat mulai abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu, ujarnya, perlu tindakan tegas dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Misalnya, langkah efektif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat menerapkan Covid-19 berupa pemberian sanksi, sehingga kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dapat meningkat. ‘’Pemda Lotim, menyiapkan dua sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, yaitu sanksi pembinaan fisik dan denda,’’ tegasnya.

Akan tetapi, penerapan pemberian sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan tersebut masih dalam wacana dan sedang disiapkan regulasinya dari dua macam jenis sanksi tersebut. Diharapkan regulasinya dapat tuntas pada minggu depan. “Ada wacana dan sedang kita siapkan regulasinya. Insya Allah minggu depan clear,” terang Sekda.

Sementara, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, H. Pathurrahman,M.Kes, menyebut jika jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lotim sebanyak 190 orang, jumlah yang sembuh sebanyak 125 orang, masih positif 55 orang dan kasus meninggal 10 orang per tanggal 1 Agustus 2020. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here