Kawasan Selatan Sungai Jangkok akan Ditata

Kawasan selatan sungai Jangkok diusulkan untuk dilakukan penataan kembali oleh Pemkot Mataram ke Balai Wilayah Sungai. Jalan inspeksi serta fasilitas lainnya akan dibangun dengan harapan tidak ada pemukiman kumuh. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram mengusulkan kembali penataan kawasan selatan Sungai Jangkok ke Balai Wilayah Sungai (BWS). Anggaran disiapkan untuk pembebasan lahan.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana membenarkan, kawasan Sungai Jangkok Bagian Selatan telah diusulkan ke BWS pada saat pertemuan, Senin, 27 September 2021 untuk dilakukan penataan. Pasalnya, sebelah utara mulai dari jembatan Dasan Agung sampai Pejeruk telah ditata. Kendati demikian diakui, kendalanya tidak mudah karena pemukiman di kawasan tersebut cukup padat.

Iklan

Untuk penataan Sungai Jangkok, pihaknya akan menyiapkan sharing pembiayaan terutama pembebasan lahan. Idealnya, pembangunan jalan inspeksi harus lebar 3,5 meter. Kondisi jalan saat ini hanya 1,5 meter. Dengan lebar jalan 3,5 meter setidaknya kendaraan seperti ambulans dan pemadam kebakaran bisa masuk di kawasan pemukiman tersebut.

Selain mengusulkan penataan di Sungai Jangkok, pihaknya juga meminta penataan serupa di Sungai Unus. BWS sebut Walikota, mengatensi khusus di Sungai Jangkok. Karena, pemukiman tersebut masih kategori kumuh, tidak memiliki akses memadai dan saluran drainase tidak ada. “Hal ini yang menjadi tolok ukur sehingga diatensi betul oleh BWS,” kata Mohan, Kamis, 30 September 2021.

Konsep penataan hampir sama dengan sebelumnya. BWS tinggal menduplikasi konsep yang telah dibangun sebelumnya. Harapannya kata Mohan, kawasan Selatan Sungai Jangkok tidak kumuh, drainase dan jalan inspeksi tersedia agar lebih dilakukan pengawasan. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional