Kawanan Pelajar Curi Motor di Sekolah

Mataram (Suara NTB) – Kawanan pelajar mencuri motor di parkiran sekolahnya sendiri di Batulayar, Lombok Barat. motor curian tersebut kemudian dipreteli dan dijual terpisah ke empat penadah.

Kanit Reskrim Polsek Senggigi, Iptu I Made Dimas Widiantara menyebutkan, kawanan pelaku berjumlah enam orang. “Dua pelaku pencurian, empat penadah,” ujarnya dikonfirmasi kemarin.

Iklan

Pelaku pencurian yakni LAS (17) dan FA (17) mencuri Suzuki Satri FU 150 dengan nomor polisi DK 6983 BD di pelataran parkir sekolah kejuruan di Dusun Montong, Desa Batulayar, Lombok Barat, Jumat, 27 September 2017.

Para pelaku kemudian ditangkap Selasa, 3 Oktober 2017 lalu. Pelaku LAS ditangkap di sekolahnya sementara FA ditangkap di rumahnya di kawasan Mangsit, Batulayar.

Berdasarkan interogasi para pelaku tersebut, didapati informasi bahwa motor sudah diserhakan kepada AH (17) di kawasan Gunung Sari, Lombok Barat. rupanya motor tersebut disimpan di rumah MA (26) di daerah Kekalik, Sekarbela, Mataram. “Motor itu kemudian dipreteli untuk dijual secara terpisah-pisah,” sebut Dimas.

Pengakuan MA, motor berwarna biru itu dipreteli menjadi beberapa bagian seperti mesin, rangka, dan boks, dijual kepada RAM (15), seorang siswa yang berdomisili di Janapria, Lombok Tengah.

Mereka ditangkap beserta barang bukti obeng, tang, dan kunci yang digunakan untuk mempreteli motor. Korban dirugikan sebanyak Rp 12,5 juta. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional