Kawanan Curanmor Kakap Dibekuk, Oknum Satpam Diduga Terlibat Curanmor

Barang bukti sepeda motor hasil tindak pidana pencurian yang diungkap Ditreskrimum Polda NTB.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menangkap komplotan pencuri dan penadah pencurian sepeda motor. Komplotan ini berjumlah sembilan orang. Motor hasil curian disimpan di Desa Bilelando, Praya Timur, Lombok Tengah. “Barang bukti sepeda motor yang kami temukan semuanya tanpa dilengkapi surat-surat yang sah,” ungkap Direktur Reskrimum Polda NTB AKBP Hari Brata, Selasa, 2 Juni 2020.

Pelaku ditangkap terpisah. Pelaku penadahan, RE (30) ditangkap di rumahnya di Dusun Gunung Buntak, Desa Bilelando, Praya Timur, Lombok Tengah. dari pengakuan RE, terungkap dua pelaku lain yang diduga menjadi pemetik motor curian.  Mereka yakni AS (27) dan RM (19) warga Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah yang ditangkap di Bonjeruk, Jonggat, Lombok Tengah.

Iklan

Barang bukti yang disita antara lain, Yamaha Jupiter MX Nopol DR 4172 SY; Honda Scoopy DR 4985 UD; Honda Vario Fi tanpa Nopol; Honda Beat DR 4164 UA; Honda Beat Street DR 3414 U; Honda Scoopy tanpa Nopol; Honda Vario DR 4385 TB; Kawasaki KLX tanpa Nopol; dan Honda Scoopy DR 2191 TY.

Pengembangan kasus curanmor itu menemukan tersangka lain, yakni oknum PNS yang bekerja sebagai Satpam salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Mataram, berinisial MAK (42) warga Gerung, Lombok Barat. MAK beraksi bersama SH (39) seorang buruh harian warga Lembar, Lombok Barat. Mereka disangka mencuri di halaman parkir Fakultas Hukum Unram, halaman parkir RS Bhayangkara Mataram, dan parkir toko gadai elektronik di Kekalik, Sekarbela, Mataram.

“Hasil curiannya sebanyak tiga sepeda motor dijual ke penadah,” kata Hari. tersangka penadahnya ditangkap kemudian, yakni TR (33) warga Karang Baru, Selaparang, Mataram yang bekerja sebagai penjual bahan bangunan. Pelaku pencurian dijerat dengan pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya penjara paling lama tujuh tahun. Sementara pelaku penadahan dijerat pasal 480 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara. (why)

  Penyidik Siapkan Ekspose Penetapan Tersangka di Kasus LCC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here