Kasus Transmart Mataram Tutup Buku

Mataram (suarantb.com) – Kasus pembangunan puat perbelanjaan dan hiburan Transmart di Wilayah Cakranegara, Mataram, dinyatakan tutup buku. Hal tersebut dilakukan karena kasus tersebut masuk pada ranah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Sehingga Polres Mataram yang sebelumnya getol menangani kasus tersebut, dengan berat hati menyatakan tutup buku atau penghentian penyidikan.

Kapolres Mataram, AKBP Heri Prihanto, mengatakan penghentian penyidikan terhadap kasus tersebut atas saran saksi ahli dari Universitas Mataram yang dihadirkan. Menurut saksi ahli, kasus tersebut merupakan kewenangan PTUN, karena terkait dengan pemberian izin lingkungan dan Amdal yang diterbitkan pihak yang berwenang.

“Setelah kita tanyakan pada saksi ahli, itu harus ada masyarakat yang dirugikan dan menuntut pada PTUN. Karena ini kasus maladministrasi. Pihak kepolisian tidak ada pilihan. Meskipun harusnya izin dulu baru IMB atau Amdal, ini justru terbalik,” ujarnya saat ditemui belum lama ini.

Sebelumnya kasus tersebut diusut pihak kepolisian, pasalnya bangunan yang berdiri tepat di samping Mapolsek Cakranegara tersebut, tidak memiliki izin lingkungan dan Amdal. Ketika memasuki tahap penyidikan dengan beberapa pihak yang telah diperiksa, belakangan perizinannya dituntaskan.

Kini pembangunan gedung tersebut terus dijalankan. Hingga saat ini belum ada kabar masyarakat sekitar yang melakukan gugatan di PTUN. (szr)