Kasus Tramadol, Penyidik Polres Bima Tunggu Keterangan Saksi Ahli

Kota Bima (Suara NTB) – Sat Resnarkoba Polres Bima Kota masih menunggu keterangan saksi ahli dari BPOM Mataram, untuk merampungkan proses hukum kasus penyalahgunaan obat keras jenis tramadol.

“Masih menunggu keterangan saksi ahli untuk merampungkan berkasnya baru kemudian diserahkan ke Kejaksaan,” kata Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Jusnaidin kepada Suara NTB, Selasa, 1 November 2016.

Iklan

Kata dia, para pengedar yang diamankan, yakni Mus seorang warga Kecamatan Wawo dan MM, warga Kelurahan Melayu, Kota Bima, saat ini masih ditahan di Polres Bima Kota.

“Keduanya masih kita tahan, menunggu proses perampungan berkas perkaranya,” katanya.

Sementara, salah seorang pengedar lainnya, Iwn, sudah berada di Mapolda NTB untuk dilakukan pemeriksaan mendalam. Terkait dugaan keterlibatannya sebagai pemasok obat golongan G itu di wilayah Kota maupun Kabupaten Bima dalam jumlah besar.

Meski demikian, lanjutnya oknum yang bersangkutan akan tetap diproses atau disidangkan di Bima. Mengingat tempat kejadian perkara (TKP) penangkapannya di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Terkait barang bukti (BB) ratusan papan tramadol yang diamankan dari para pengedar, sejauh ini masih berada di gudang Resnarkoba setempat. Penyidik  masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memusnahkan obat yang diketahui ilegal beredar itu.

“Belum kita pikirkan untuk memusnahkannya. Kami masih berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya. (uki)