Kasus Terus Meningkat, Kemenkes Minta Pemda Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19

H. Lalu Hamzi Fikri (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Pemda termasuk NTB untuk menambah kapasitas ruang isolasi pasien Covid-19 hingga 30 persen. Pasalnya, jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M., MARS., mengatakan rata-rata ruang isolasi atau tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan sudah penuh.

Iklan

‘’Kebijakan Kemenkes, harus menambah kapasitas tempat tidur, ruang perawatan sampai 30 persen. Ini kita akan koordinasikan bersama dengan rumah sakit yang ada di NTB,’’ kata Fikri dikonfirmasi usai pelantikan di Kantor Gubernur, Kamis, 21 Januari 2021.

Ia mengatakan, rata-rata ruang isolasi di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di NTB sudah penuh. Sehingga, selain meminta Pemda menambah kapasitas ruang isolasi. Kemenkes juga meminta agar pasien dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG) melakukan isolasi mandiri dengan tetap dipantau tenaga kesehatan.

‘’Agar tidak penuh rumah sakit dengan pasien gejala ringan,’’ terangnya.

Bagi pasien dengan gejala ringan, kata Fikri, Kemenkes juga meminta Pemda menambah kapasitas tempat isolasi. Pemprov NTB sendiri sudah menyiapkan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Asrama Haji NTB.

Namun, jika terus terjadi penambahan kasus, Rumah Sakit Darurat Asrama Haji juga akan digunakan untuk menampung pasien Covid gejala sedang.

Mantan Direktur RSUD NTB ini menambahkan, ada lagi kebijakan Kemenkes yang diarahkan untuk Pemda.  Untuk kebutuhan tenaga kesehatan, Kemenkes memberikan relaksasi. Bahwa tenaga kesehatan yang  bekerja dalam kondisi darurat diperbolehkan bagi yang belum memiliki Surat Tanda Register (STR).

Ia menyebutkan, Kemenkes akan menambah sekitar 10 ribu perawat di seluruh Indonesia. ‘’Kita coba petakan dulu, bagaimana implementasinya di daerah. Kita menunggu arahan dari Kemenkes. Kita akan sinkronkan beberapa kebijakan dari pusat untuk kita sikronkan di daerah. Komunikasi dan sinergi kita tak boleh lepas,’’ pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, jumlah kasus Covid-19 di NTB terus meningkat. Satgas Covid-19 Provinsi NTB mencatat jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 di NTB sudah menembus 6.794 orang. Dengan rincian, sebanyak 1.033 pasien masih isolasi atau dalam perawatan, 5.442 orang sudah sembuh dan 319 orang meninggal dunia. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional