Kasus Saprodi Bima, Tersangka Mantan Kadistan Kabupaten Bima Tidak Ditahan

Adhar. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Tersangka kasus dugaan korupsi bantuan sarana produksi pertanian Kabupaten Bima tahun 2016, MT tidak ditahan. Penyidik menilai mantan Kadis Pertanian Kabupaten Bima ini kooperatif. MT sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Berdasarkan alasan subjektif dan objektif, penyidik tidak melakukan penahanan. Tersangka cukup kooperatif. Saat kita panggil pemeriksaan, dia datang,” ucap Kasatreskrim Polres Bima Iptu Adhar dihubungi Kamis, 12 Agustus 2021.

Iklan

Meski tidak ditahan, kata Adhar, penyidik tidak khawatir tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya lagi. Apabila nanti diperlukan lagi keterangannya, maka MT akan dipanggil lagi.

“Untuk sekarang, kita sedang pemberkasan. Semua saksi yang diperlukan sudah kita periksa. Kalau pemberkasan sudah selesai, segera kita limpahkan ke jaksa untuk diteliti kelengkapannya,” sebut Adhar.

MT ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penyimpangan dana pengelolaan anggaran bantuan Saprodi sebesar Rp14,47 miliar. Bantuan ini untuk disalurkan kepada 241 kelompok tani.

Bantuan Saprodi ini disalurkan melalui rekening kelompok tani. Dana kemudian dibelanjakan untuk benih padi, pupuk, pestisida, dan herbisida sesuai yang tertuang dalam Rencana Usaha Kelompok (RUK). Pencairan bantuannya wajib membawa surat rekomendasi dari Dinas.

Tersangka diduga memerintahkan bawahannya meminta kelompok tani penerima bantuan untuk menyerahkan kembali uang bantuan yang diterima. Dalihnya, untuk pembayaran kepada rekanan yang sudah ditunjuk. Rekanan sebagai pihak ketiga ini, ditunjuk pihak Dinas tanpa sepengetahuan kelompok tani.

Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan NTB, ditemukan kerugian negara dari kekurangan volume sebesar Rp2,289 miliar ditambah dengan realisasi yang tidak sesuai pertanggungjawaban.Total kerugian negaranya Rp5,11 miliar. Bantuan yang secara nyata diterima kelompok tani hanya Rp9,35 miliar. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional