Kasus RSUD KLU 2019, Audit Kerugian Negara Belum Selesai

Gunawan Wibisono. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Audit kerugian negara proyek pembangunan ruang IGD dan ICU RSUD KLU tahun 2019 belum selesai. Hasil audit ini merupakan tambahan alat bukti. “Hasil audit itu untuk penetapan tersangka,” kata Aspidsus Kejati NTB Gunawan Wibisono, Selasa, 19 Januari 2021.

Audit kerugian negara ini sudah diajukan ke Inspektorat Provinsi NTB. Penghitungannya berbekal hasil cek fisik ahli konstruksi. Diantaranya menyatakan adanya indikasi kekurangan volume pekerjaan.

Iklan

Sambil menanti proses audit tersebut, tim jaksa Pidsus memanggil saksi-saksi. Diantaranya rekanan pelaksana, rekanan penyedia, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Direktur RSUD KLU. “Kita akan panggil lagi minggu depan,” kata Gunawan.

Pemeriksaan saksi-saksi ini, sambung dia, untuk menggali dan mendalami peran setiap pihak yang terlibat. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, sampai pertanggungjawabannya. “Kita petakan peran dan perbuatan mereka,” ujarnya.

Proyek penambahan ruang ICU RSUD KLU ditender dengan pagu anggaran Rp6,7 miliar pada APBD KLU tahun 2019. Proyek ini dikerjakan kontraktor asal Makassar, Sulawesi Selatan, PT Apro Megatama dengan kontrak Rp6,4 miliar.

Kemudian, proyek penambahan ruang IGD RSUD KLU dianggarkan dalam APBD 2019 sebesar Rp5,41 miliar. Tender proyek tersebut dimenangi PT Batara Guru Group dengan penawaran Rp5,1 miliar.

Indikasi korupsi dalam proyek ini seperti dijelaskan dalam pasal 2 dan atau pasal 3 UU RI No20/2001 tentang perubahan atas UU RI No31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Juga indikasi adanya keterlibatan banyak pihak sehingga dikaitkan dengan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Proyek IGD dan ICU RSUD KLU diduga bermasalah sejak awal. Mulai dari pekerjaan yang tidak selesai sampai harus diputus kontrak. Sampai temuan BPK atas kelebihan pembayaran terhadap kekurangan pekerjaan. Terakhir temuan kekurangan volume pekerjaan fisiknya. (why)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional